Showing posts with label Teknik Informatika. Show all posts
Showing posts with label Teknik Informatika. Show all posts

Monday, November 20, 2017

PERENCANAAN DAN DESIGN DATABASE SIG HORTIKULTURA TANAMAN KOPI DI KABUPATEN KENDAL

Baca Juga


PERENCANAAN DAN DESIGN DATABASE SIG

HORTIKULTURA TANAMAN KOPI DI KABUPATEN KENDAL

BAB I
PENDAHULUAN
I.  Latar Belakang
SIG dapat mempresentasikan real word :dunia nyata; diatas monitior !omputer sebagaimana lembaran peta dapat mempresentasikan dunia nyata di ataskertas. Tetapi SIG memiliki kekuatan lebih dan fleksibilitas dibandingkan lembaran pada kertas. SIG dapat menentukan lokasi yang sesuai untuk pengembangan lokasi permukiman penduduk yang memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. kemampuan SIG secara eksplisit adalah memasukkan data dan mengumpulkan data geografi (spasial dan atribut) mengintegrasikan data geografi, memeriksa, mengu-pdate data geografi,menyimpan dan membuka kembali data geografi,mempresentasikan atau menampilkan data geografi.

Perencanan design database dibutuhkan dalam sebuah system informasi geografis yang dibangun, maka diperlukan pembuatan design database agar memudahkan dalam input data kedalam sebuah database. Perencanaan database diperlukan yang berguna sebagai strategi dalam pembangunan database. Perencanaan design database SIG harus direncanakan secara urut agar lebih mudah dipahami dan diolah.

II.  Tujuan dan Manfaat Penelitian
Adapun tujuan diantaranya adalah membuat design database yang dibutuhkan dalam Sitem informasi Geografis Hortikultura tanaman kopi

III.  Metode Pengumpulan Data
Studi Pustaka / Literatur Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan / literatur, dilakukan dengan mencari dan mempelajari pustaka-pustaka yang berkaitan. Pustaka tersebut dapat berupa buku-buku atau melalui media internet yang berkaitan dengan penelitian

BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Peta Kabupaten Kendal

Peta Kabupaten Kendal



2.2  Perencanaan Strategi Langkah/Tahapan  Pembangunan Database SIG
No
Nama Proses
Tahapan
Hardware / software
1
Digitasi
Melakukan konversi data analog menjadi data digital
ArcGIS, ArcView

Koreksi  geometrik
Proses  transformasi data raster yang masih mentah ke dalam system proyeksi tertentu, sehingga nilai koordinatnya dapat ditumpang susunkan dengan data spasial lain
Arcgis

Integrasi
Mengintegrasikan fungsi google map API dengan tekonologi pemrograman lainnya
PHP,MySQL,Jquery

Editing
Proses perbaikan digitasi yang belum sempurna
ArcGIS, ArcView

view
Menampilkan semua data gambar yang ada baik dalam bentuk vector maupun bentuk raster
Arcview
 

2.3  Design Database SIG

2.3.1     Analisa Data Requirement
No Req
Requirement
Req 1
Kabupaten Kendal memiliki beberapa kecamatan
Req 2
Tiap kecamatan mempunyai beberapa kelurahan
Req 3
Tiap kecamatan mempunyai id kecamatan,nama kecamatan
Req 4
Tiap kelurahan mempunyai id kelurahan dan nama kelurahan
Req 5
Tiap kelurahan memiliki lahan yang ditanami tanaman kopi
Req 6
Data lahan yang ditanami kopi mempunyai data sendiri seperti ketinggian,curah hujan,pH tanah,dan suhu
Req 7
Setiap unsur lahan akan di representasikan dengan menggunakan geometri polyline
Req 8
Setiap data lahan mempunyai id lahan,nama pemilik lahan dan luas lahan
Req 9
Setiap ketinggian mempunyai id ketinggian dan rate ketinggian
Req 10
Setiap suhu mempunyai id lahan,dan suhu
Req 11
Setiap lahan mempunyai id lahan, derajat pH
Req 12
Setiap curah hujan mempunyai id lahan,curah hujan


2.3.2     Rancang Representasi Data SIG
Tabel wilayah tanam kopi
No
Nama Jenis tanama kopi
Ketinggian
Curah hujan
Suhu
Bentuk  Representasi
1
Arabika
1000-2000  Mdpl
1000 – 1500 mm
15-24oC
Polygon
2
Robusta
2000 Mdpl
1200-2000 mm
15-24oC
Polygon













Tabel batas wilayah
No
Id Batas
Nama Batas
Bentuk  Representasi
1
B1
Batas Kabupaten
Line
2
B2
Batas Kecamatan
Line
3
B3
Batas Kelurahan
Line
4
B4
Batas Pemukiman
Line
5
B5
Batas wilayah tanam Kopi
Line

Tabel jalan
No
Id Jalan
Nama Jalan
Bentuk  Representasi
1
J1
Jalan Arteri Primer
Line
2
J2
Jalan Arteri Sekunder
Line
3
J3
Jalan Kolektor
Line
4
J4
Jalan Lokal Primer
Line

3        Tabel Produktifitas Tanaman Kopi
No
Nama Wilayah
Jumlah Produksi (Ton)
Bentuk  Representasi
1
Sukorejo
34.68
Polygon

Patean
44.96
Polygon

Singorejo
32.7
Polygon

Limbangan
34.8
Polygon

Boja
31.2
Polygon

Pager Uyung
42.8


Weleri
10.6


Ringin
9.2


Gemuh
6.4



2.3.3     Enterprise Rules
No
Nama Peta Digital
Enterprise Rules

Peta Digital indikator pH tanah
1.      Setiap unsur spasial kelurahan memiliki atribut non spasial table kelurahan
2.      Setiap unsure spasial pH tanah meiliki atribut non spasial tabel pH tanah
3.      Setiap unsure spasial pH tanah terdiri dari lebih dari satu unsure spasial kelurahan yang direlasikan dalam bentuk primary key dan foreign key

Peta Digital lahan
1.      Setiap unsur spasial kelurahan memiliki atribut non spasial table kelurahan
2.      Setiap unsure spasial lahan meiliki atribut non spasial tabel lahan
3.      Setiap unsure spasial lahan terdiri dari lebih dari satu unsure spasial kelurahan yang direlasikan dalam bentuk primary key dan foreign key

Peta digital indikator curah hujan
1.      Setiap unsur spasial kelurahan memiliki atribut non spasial table kelurahan
2.      Setiap unsure spasial curah hujan meiliki atribut non spasial tabel curah hujan
3.      Setiap unsure spasial curah hujan terdiri dari lebih dari satu unsure spasial kelurahan yang direlasikan dalam bentuk primary key dan foreign key

Peta Digital indikator ketinggian
1.      Setiap unsur spasial kelurahan memiliki atribut non spasial table kelurahan
2.      Setiap unsure spasial curah hujan meiliki atribut non spasial tabel ketinggian
3.      Setiap unsure spasial ketinggian terdiri dari lebih dari satu unsure spasial kelurahan yang direlasikan dalam bentuk primary key dan foreign key
4.      Setiap unsure batas kelurahan akan memiliki unsure spasial ketinggian, relasi dinyatakan dalam konsep topologi (bersamaan dengan system koordinat)


2.3.4    ERD Spasial

Tanaman
Sektor
Sub-sektor
Kabupaten
Kecamatan
Hasil panen
Tanaman
-
-
m : 1
-
-
1 : m
Sektor

-
1 : m
1 : m
-
-
Sub-sektor


-
-
-
-
Kecamatan



-
-
1 : m
Hasil panen




1 : m
-

Untuk pembuatan basis data pertama kita melakukan terlebih dahulu konsep data yang ingin di tampilkan dalam sig tersebut dengan menentukan entitas yang terkait dalam data tersebut dan kemudian menterjemahkannya ke dalam basis data. dalam tahap ini disajikan suatu model yang disebut Enterprise Rule (ER). Enterprise Rule ini diperlukan untuk menentukan hubungan antar entitas yang berkaitan dengan laman (website) . ER-nya adalah sebagai berikut :
  1. Sektor perkebunan yang terbagi menjadi beberapa subsektor
  2. Tanaman kopi termasuk tanaman sub sektor perkebunan, karena kopi termasuk tanaman hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi
  3. Kabupaten terdiri dari beberapa kecamatan dan satu kecamatan terdapat di dalam sebuah kabupaten
  4. Setiap kecamatan memproduksi beberapa komoditas dan setiap komoditas holtikultura musiman produktivitas tanaman kopi spasial ada di dalam sebuah kecamatan
  5. Komoditas yang di produksi adalah kopi arabica, kopi perkebunan dan
Sehingga Hubungan data tersebut adalah sebagai berikut:



2.3.5     Pendekatan Skeleton table
  • Kecamatan (idkec,nmkcl) 
  • Keberadaan tanaman kopi (idkec, banyak_kopi, jenis_kopi, kontur_tanah)


2.3.6     Kamus Data Skeleton
Kamus Data Skeleton Tabel Kecamatan
NO


Nama
Field
Tipe
Size
Keterangan
1
IdKec
Aplhanumeric
5digit
Nomor Identitas Kecamatan
     2
NmKec
Character
30digit
Nama Kecamatan

Kamus Data Skeleton Tabel Keberadaan Tanaman Kopi
NO


Nama
Field
Tipe
Size
Keterangan
1
idkec
Aplhanumeric
5digit
Nomor Identitas Kecamatan
2
banyak_kopi
Numeric
30digit
Banyak kopi di setiap kecamatan
3
jenis_kopi
Character
30digit
Jenis kopi
4
kontur_tanah
Character
30digit
Kontur tanah
 


Sumber            : Melly K.S.
Editor              : Admin Coretan Mahasiswa




PAJAK, BUMI DAN BANGUNAN

1.Pengertian Pajak Bumi dan Bangunan Bumi adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada dibawahnya. Permukaan bumi meliputi tanah dan perai...