Showing posts with label Keuangan Syariah. Show all posts
Showing posts with label Keuangan Syariah. Show all posts

Friday, February 16, 2018

Manajemen Pemasaran

Baca Juga

Manajemen Pemasaran

Pemasaran adalah suatu proses social yang melibatkan kegiatan-kegitan penting yang memungkinkan individu dan perusahaan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui pertukaran dengan pihak lain dan untuk mengembangkan hubungan pertukaran. 

Definisi lain mengatakan bahwa pemasaran yaitu kegiatan menyampaikan barang-barang dan jasa-jasa dari produsen kepada kondumen. Pemasaran adalah suatu proses kemasyarakatan yang melibatkan individu-individu dan kelompok untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran secara bebas produk dan jasa nilai dengan pihak lain. 
 
Pemasaran adalah suatu proses social dan amanajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain.

Konsep-konsep pemasarna :
1.      Kebutuhan , keinginan, dan permintaan
Ada perbedaan antara kebutuhan, keinginan, dan permintaan. Kebutuha manusia adalah keadaan merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Manusia membutuhkan makanan, pakaian, perlindungan, keamanan, hak milik, harga diri dan beberapa hal lain untuk bissa hidup. Kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada terukir dalam hayati serta kondisi manusia.

Keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu darii kebutuhan tersebut. Keingina mansuia dibentuk oleh kekuatan dan institusi social seperti: masjid, sekolah, keluarga, dan perusahaan.
Permintaan adalah keinginan kaan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya. 

2.      Produk 

Orang memenuhi kebutuhan dan keinginannya dengan barang dan jasa. Kita akan menggunaakan istilah produk untuk mencakup keduanya. Kita definisikan produk sebagai sesuatu yagn dapat ditawaarkan untuk emenuhi kebutuhan atau keinginan. Pentingnya suatu produk fisik bukan terletak pada kepemilikannya, tetapi pada jasa yang dapat diberikannya. Jadi, produk fisik sebenarnya adalah sarana untuk memberikan jasa kepada kita

3.      Nilai, biaya dan kepuasan

Nilai adalah perkiraan konsuman tentang kemampuan total suatu produk untuk memenuhi kebutuhannya

Pengertian pemasaran

Phillip Kotler : marketing pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

Menurut Phillip Kotler dan amstrong pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain

Manajemen Pemasaran merupakan kegiatan menganalisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program-program yang dibuat untuk membentuk, membangun, dan memelihara, keuntungan dari pertukaran melalui sasaran pasar guna mencapai tujuan organisasi atau perusahaan dalam jangka panjang[1]

Pada umumnya ruang lingkup Manajemen Pemasaran meliputi[2]:

  1. Falsafah Manajemen Pemasaran, yang mencakup konsep dan proses pemasaran serta tugas-tugas manajemen pemasaran.
  2. Faktor lingkungan pemasaran merupakan factor yang tidak dapat dikendalikan pinpinan perusahaan
  3. Analisis pasar, yang mencakup ciri-ciri dari masing-masing jenis pasar, analisis produk, analisis konsumen, analisis persaingan, dan analisis kesempatan pasar.
  4. Pemilihan sasaran (target) pasar mencakup dimensi pasar konsumen, perilaku konsumen, segmentasi pasar, dan kriteriayang digunakan, peramalan potensi sasaran pasar, dan penentuan wilayah pasar atau penjualan.
  5. Perencanaan pemasaran perusahaan mecakup perencanaan strategi jangka panjang pemasaran perusahaan (marketing corporate planning), perencanaan oprasional pemasaran perusahaan, penyusunan anggaran pemasaran, dan proses penyusunan rencana pemasaran perusahaan
  6. Kebijakan dan strategi pemasaran terpadu (marketing mix strategy), yang mencakup pemilihan strategi orientasi pasar, pengembangan acuan pemasaran (marketing mix) unktu strategi pemasaran dan penyusunan kebijakan pemasaran, strategi dan taktik pemasaran secara terpadu.
  7. Kebijakan dan strategi produk, yang mencakup strategi pengembangan produk, strategi produk baru, strategi lini produk, dan straegi acuan produk (product mix).
  8. Kebijakan dan strategi harga yang mencakup strategi tingkat harta, strategi potongan harga, strategi syarat pembayaran, dan strategi penetapan harga
  9. Kebijakan dan strategi penyaluran, yang mencakup strategi saluran distribusi dan strategi distribusi fisik
  10. Kebijakan dan strategi promosi, yang mencakup strategi advertensi, strategi promosi penjualan (sales promotion), strategi personal selling, dan strategi publisitas serta komunikasi pemasaran.
  11. Organisasi pemasaran, yang mencakup tujuan perusahaan dan tujuan bidang pemasaran, struktur organisasi pemasaran, proses dan iklim perilaku organisasi pemasaran
  12. System informasi pemasaran, yang mencakup ruang lingkup informasi pemasaran, riset pemasaran, pengelolaan, dan penyusunan system informasi pemasaran.
  13. Pengendalian pemasaran, yang mencakup analisis dan evaluasi kegiatan pemasaran baik dalam jangka waktu (tahun) maupun tahap operasional jangka pendek.
  14. Manajemen penjual, yang mencakup manajemen tenaga penjual, pengelolaan wilayah penjual, dan penyusunan rencana dan anggaran penjualan.
  15. Pemasaran internasional yang mencakup pemasaran ekspor (export marketing), pola- pola pemasaran internasional dan pemasaran dari perusahaan multi nasional.

Terdapat lima konsep yang mendasari pendekatan yang terdapat dalam manajemen pemasaran : 
  1. Konsep produksi yaitu suatu orientasi manajemen yang menganggap bahwa konsuman akan menyenangi produk- produk yang telah tersedia dan dapat dibeli. Terdapat dua keadaan dalam konsep produksi yaitu keadaan dimana pemintaan untuk suatu produk melebihi penawaran (supply)-nya dan keadaan dimana terdapat orientasi produksi dimana biaya produk tinggi dan harus ditekan melalui usaha mempelajari bagaimana memproduksi dengan lebih efisien
  2. Konsep produk merupakan orientasi manajemen yang mnganggap konsumen akan lebih tertarik pada produk- produk yang ditawarkan dengan mutu yang terbaik pada tingkat harga tertentu.
  3. Konsep penjualan adalah suatu orientasi manajemen yang menganggap konsumen akan melakukan atau tidak melakukan pembelian produk- produk organisasi/ perusahaan didasarkan atas pertimbangan usaha- usaha nyata yang dilakukan untuk menggugah atau mendorong minat akan produk tersebut.
  4. Konsep pemasaran merupakan orientasi manajemen yang menekankan bahwa kunci pencapaian tujuan organisasi terdiri dari kemampuan perusahaan/ organisasi menentukan kebutuhan dan keinginan pasar yang dituju (sasaran) dan kemampuan perusahaan/ organisasi tersebut memenuhinya dengan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari para pesaing.
  5. Konsep pemasaran social adalah suatu orientasi manajemen yang menekankan bahwa  tugas utama perusahaan atau organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan, dan kepentingan dari pasar yang dituju (sasaran) dan mengusahakan agar perusahaan atau organisasi tersebut dapat menyerahkan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan lebih efisien dari para saingannya dalam meningkatkan dan melindungi kepentingan konsuman dan masyarakat

Sumber            : Sri Retnoningsih
Editor              : Admin Coretan Mahasiswa



[1] Sofjan Assauri, Manajemen Pemasaran, (Jakarta: Rajawali Press, 2010) , hlm. 12
[2] Sofyan Assauri, opcit, hlm. 13-14

Kehadiran social, kemanusiaan, dan komunikasi

Baca Juga

Kehadiran social, kemanusiaan, dan komunikasi

Wednesday, January 24, 2018

Pemasaran

Baca Juga

Pemasaran

Melaksanakan Riset Pemasaran Dan Meramalkan Permintaan

Perusahaan riset pemasaran dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
1)      Perusahaan riset yang tersindikasi dengan jasa
2)      Perusahaan riset pemasaran sesuai pesanan
3)      Perusahaan riset pemasaran spesialis lini.
Sedangkan perusahaan bisa menyewa jasa dari perusahaan riset pemasaran atau mengadakan riset dalam cara yagn kreatif dan terjangkau, seperti :
  1. Melibatkan mahasiswa atau profesor untuk merancang dan melaksanakan proyek
  2. Menggunakan internet
  3. Memeriksa pesaing
Proses riset pemasaran yang efektif mengikuti enam langkah berikut :
  • Mendefinisikan masalah, alternatif  keputusan, dan tujuan riset.
Manager pemasaran harus erhati-hati untuk tidak mendefinisikan masalah terlalu luas atau terlalu sempit untuk periset pemasaran
  • Mengembangkan  rencana riset.
Tahap kedua riset adalah dimana kita mengembangkan rencana paling efektif untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dan berapa biayanya.
  1. Sumber data : data sekunder dan data primer
  2. Pendekatan riset : pemasar mengumpulkan data primer dengan lima cara:, melalui observasi, kelompok fokus, ssurvei, data perilaku, dan pengalaman.
  3. Riset obsesrvasi : mengumpulkan data secara diam-diam, saat mereka berbelanja atau saat mereka mengkonsumsi produk.
  4. Riset etnografi : pendekatan riset observasi untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana orang hidup dan bekerja.
  5. Riset survei : untuk mempelajari pengetahuan, kepercayaan, preferensi, dan kepuasan masyarakat dan mengukur berbagai besaran ini dalam populasi umum.
Metode kontak : kuesioner surat, wawancara telepon, wawancara pribadi, wawancara online.
3)      Mengumpulkan informasi
4)      Menganalisis informasi
Satu langkah sebelum langkah terakhir adalah menyimpulkan temauan debgan mentabulasikan data dan  mengembangkan distribusi frekuensi.
5)     Mempresentasikan temuan
Sebagai langkah terakhir, periset mempresentasikan temuan yang relevan dengan keputusan pemasaran utama yang dihadapi manajemen.
6)      Mengambil keputusan
Jika kepercayaan mereka terhadap temuan rendah, mereka mungkin memutuskan menolak peluncuran pelayanan. Tetapi jika mereka telah terpengaruh untuk meluncurkan layanan, temuan ini akan mendorong preferensi mereka. Bahkan, mereka dapat memutuskan untuk mempelajari masalah ini lebih lanjut dan melakukan lebih banyak riset.

Mengatasi halangan dalam penggunaan riset pemasaran :
  • Konsepsi sempit tentang riset
  • Kaliber periset yang tidak seimbang
  • Penentuan kerangka masalah yang buruk
  • Temuan yang terlambat dan kadang salah
  • Perbedaan kepribadian dan presentasional

Mengukur produktifitas pemasaran dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu:
1.      Ukuran pemasaran untuk menilai pengaruh pemasaran
2.      Pemodelan bauran pemasaran untuk mengestimasi hubungan sebab akibat dan mengukur bagaimana kegiatan pemasaran mempengaruhi hasil. Papan kendali (dashboard) pemasaran adalah cara terstruktur untuk mendiseminasikan pandangan yang dikumpulkan dari dua pendekatan ini dalam organisasi.
Ukuran pemasaran adalah sejumlah ukuran yang membantu pemasar menghitung, membandingkan, dan menerjemahkan kinerja pemasaran mereka.
Pemodelan bauran pemasaran, model bauran pemasaran menganalisis data dari beragam sumber, seperti data pemindai pengecer, dan pengiriman perusahaan, penetapan harga, media, dan data belanja promosi, untuk memahami pengaruh kegiatan pemasaran tertentu secara ebih tepat.
Ukuran permintaan pasar, yaitu :
a)   Pasar potensial : kumpulan konsumen yang memiliki tingkat minat cukup besar terhadap penawaran pasar.
b) Pasar yang tersedia: kumpulan konsumen yang mempunyai minat, penghasilan, dan akses terhadap penawaran tertentu.
c) Pasar sasaran: bagian pasar tersedia berkualifikasi yang diputuskan perusahaan untuk dikejar.
d)    Pasar terpenetrasi : kumpulan konsumen yang membeli produk perusahaan.
Ada dua jenis permintaa: permintaan pasar dan permintaan perusahaan. Untuk memperkirakan permintaan saat ini, perusahaan berusaha menentukan total potensi pasar, potensi pasar suatu wilayah, penjualan industri, dan pangsa pasar. Untuk memperkirakan permintaan masa depan, perusahaan mensurvei tujuan ppembeli, meminta masukan tenaga penjualan, mengumpulkan pendapat ahli, menbganalisis penjualan masa lalu, atau terlibat dalamuji pasar. Model matematika, teknik statistik yang canggih, dan prosedur pengumpuland ata terkomputerisasi sangatlah pentinh bagi semua jenis peramalan permintaan dan penjualan.
Melaksanakan Riset Pemasaran Dan Meramalkan Permintaan

Perusahaan riset pemasaran dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
  1. Perusahaan riset yang tersindikasi dengan jasa
  2. Perusahaan riset pemasaran sesuai pesanan
  3. Perusahaan riset pemasaran spesialis lini.
Sedangkan perusahaan bisa menyewa jasa dari perusahaan riset pemasaran atau mengadakan riset dalam cara yagn kreatif dan terjangkau, seperti :
  • Melibatkan mahasiswa atau profesor untuk merancang dan melaksanakan proyek
  • Menggunakan internet
  • Memeriksa pesaing
  • Proses riset pemasaran yang efektif mengikuti enam langkah berikut :
  • Mendefinisikan masalah, alternatif  keputusan, dan tujuan riset.
  • Manager pemasaran harus erhati-hati untuk tidak mendefinisikan masalah terlalu luas atau terlalu sempit untuk periset pemasaran.
  • Mengembangkan  rencana riset.
  • Tahap kedua riset adalah dimana kita mengembangkan rencana paling efektif untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dan berapa biayanya.
  1. Sumber data : data sekunder dan data primer
  2.  Pendekatan riset : pemasar mengumpulkan data primer dengan lima cara:, melalui observasi, kelompok fokus, ssurvei, data perilaku, dan pengalaman.
  3. Riset obsesrvasi : mengumpulkan data secara diam-diam, saat mereka berbelanja atau saat mereka mengkonsumsi produk.
  4. Riset etnografi : pendekatan riset observasi untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana orang hidup dan bekerja.
  5. Riset survei : untuk mempelajari pengetahuan, kepercayaan, preferensi, dan kepuasan masyarakat dan mengukur berbagai besaran ini dalam populasi umum.
Metode kontak : kuesioner surat, wawancara telepon, wawancara pribadi, wawancara online.
  •  Mengumpulkan informasi
  • Menganalisis informasi
Satu langkah sebelum langkah terakhir adalah menyimpulkan temauan debgan mentabulasikan data dan  mengembangkan distribusi frekuensi.
  • Mempresentasikan temuan
Sebagai langkah terakhir, periset mempresentasikan temuan yang relevan dengan keputusan pemasaran utama yang dihadapi manajemen.
  • Mengambil keputusan
Jika kepercayaan mereka terhadap temuan rendah, mereka mungkin memutuskan menolak peluncuran pelayanan. Tetapi jika mereka telah terpengaruh untuk meluncurkan layanan, temuan ini akan mendorong preferensi mereka. Bahkan, mereka dapat memutuskan untuk mempelajari masalah ini lebih lanjut dan melakukan lebih banyak riset.
Mengatasi halangan dalam penggunaan riset pemasaran :
  1. Konsepsi sempit tentang riset
  2. Kaliber periset yang tidak seimbang
  3. Penentuan kerangka masalah yang buruk
  4. Temuan yang terlambat dan kadang salah
  5. Perbedaan kepribadian dan presentasional
Mengukur produktifitas pemasaran dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu:
  1.  Ukuran pemasaran untuk menilai pengaruh pemasaran
  2. Pemodelan bauran pemasaran untuk mengestimasi hubungan sebab akibat dan mengukur bagaimana kegiatan pemasaran mempengaruhi hasil. Papan kendali (dashboard) pemasaran adalah cara terstruktur untuk mendiseminasikan pandangan yang dikumpulkan dari dua pendekatan ini dalam organisasi.
  3. Ukuran pemasaran adalah sejumlah ukuran yang membantu pemasar menghitung, membandingkan, dan menerjemahkan kinerja pemasaran mereka.
  4. Pemodelan bauran pemasaran, model bauran pemasaran menganalisis data dari beragam sumber, seperti data pemindai pengecer, dan pengiriman perusahaan, penetapan harga, media, dan data belanja promosi, untuk memahami pengaruh kegiatan pemasaran tertentu secara ebih tepat.
Ukuran permintaan pasar, yaitu :
  1. Pasar potensial : kumpulan konsumen yang memiliki tingkat minat cukup besar terhadap penawaran pasar.
  2. Pasar yang tersedia: kumpulan konsumen yang mempunyai minat, penghasilan, dan akses terhadap penawaran tertentu.
  3. Pasar sasaran: bagian pasar tersedia berkualifikasi yang diputuskan perusahaan untuk dikejar.
  4. Pasar terpenetrasi : kumpulan konsumen yang membeli produk perusahaan.
Ada dua jenis permintaa: permintaan pasar dan permintaan perusahaan. Untuk memperkirakan permintaan saat ini, perusahaan berusaha menentukan total potensi pasar, potensi pasar suatu wilayah, penjualan industri, dan pangsa pasar. Untuk memperkirakan permintaan masa depan, perusahaan mensurvei tujuan ppembeli, meminta masukan tenaga penjualan, mengumpulkan pendapat ahli, menbganalisis penjualan masa lalu, atau terlibat dalamuji pasar. Model matematika, teknik statistik yang canggih, dan prosedur pengumpuland ata terkomputerisasi sangatlah pentinh bagi semua jenis peramalan permintaan dan penjualan.
Menganalisis Pasar Konsumen
Perilaku konsumen adalah studi tentang bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan bagaimana barang , jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Budaya adalah determinan dasar keinginan dan perilaku seseorang. Setiap buddaya memiliki beberapa subbudaya. Subbudaya meliputi kebangsaan, agama, kelompok ras, dan wilayah geografis. Ketika subbudaya tumbuh besar dan cukup kaya, perusahaan sering merancang program pemasaran khusus untuk melayani mereka.
Kelompok referensi seseorang adalah semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung disebut ( kelompok keanggotaan). Kelompok aspirasional adalah kelompok yang ingin diikuti oleh orang itu, sedangkan kelompok disosiatif adalah kelompok yang nilai dan perilakunya ditolak oleh orang tersebut. Sedangkan pemimpin opini adalh orang yang menawarkan nasihat atau informasi informal tentang produk atau kategori produk tertentu, misalnya mana yang terbaik dari beberapa merek atau bagaimana produk tertentu dapat digunakan.
Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat, dan anggota keluarga merepresentasikan kelompok referensi utama yang paling berpengaruh. Keluarga orientasi terdiri dari orang tua dan saudara kandung, sedangkan keluarga prokreasi terdari dari pasangan, dan anak-anak.
Kepribadian dan konsep diri dipengaruhi oleh : Gaya hidup, yaitu pola hidup seseorang di dunia yang tercermin pada kegiatan, minat, dan pendapat.
Proses psikologi kunci dengan beberapa teor dari freud, maslow, dan herzberg. Teori Sigmund Freud mengasumsikan bahwa kekuatan psikologis yang membentuk perilaku seseorang sebagian besar adalah ketidaksadaran, dan bahwa seseorang tidak dapat memahami secara penuh motivasinya sendiri. Lain dari Teori Maslow yang menjelaskan mengapa orang di dorong oleh kebutuhan tertentu pada wawktu tertentu. Dan lain nlagi dengan Teori Herzberg yang mengembangkan teori dua faktor yang membedakan ketidakpuasan/dissatisfier ( faktor-faktor yang menyebabkan ketidak puasan), dari kepuasan/satisfier ( faktor yang menyebabkan kepuasan).
Persepsi adalah proses dimana kita memilih, mengatur, dan menerjemahkan masukan informasi untuk menciptakan gambaran dunia yang berarti. Atensi/perhatian adalah alokasi pemrosesan kapasitas terhadap beberapa rangsangan. Distorsi selektif adalah kecenderungan untuk menerjemahkan informasi dengan cara ygn sesuai dengan konsepsi awal kita.
Proses keputusan pembelian, yaitu : pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, model ekspektasi nilai, dan keputusan pembelian.
Risiko yang didapatkan konsumen saat  mengkonsumsi suatu produk, yaitu :
1)      Risiko fungsional
2)      Risiko fisik
3)      Risiko keuangan
4)      Risiko sosial
5)      Risiko psikologis
6)      Risiko waktu
 Teori lain tentang pengambilan keputusan konsumen, yaitu : tingkat keterlibatan konsumen, model kemungkinan elaborasi, strategi pemasaran keterlibatan rendah, perilaku pembelian.
Heuristik dan bias keputusan, meliputi:
·         Heuristik ketersediaan
·         Heuristik representatif
·         Heuristik penjangkaran dan penyesuaian
Akuntansi mental mangacu pada cara konsumen mengkodekan, mengkategorikan, dan mengevaluasi hasil finansial dar pilihan. Sedangkan untuk menentukan profit proses keputusan pembelian pelanggan dapat dilakukan melalui metode introspektif, metode prospektif, dan metode retrospektif.

Sumber            : Sri Retnoningsih
Editor              : Admin Coretan Mahasiswa

PAJAK, BUMI DAN BANGUNAN

1.Pengertian Pajak Bumi dan Bangunan Bumi adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada dibawahnya. Permukaan bumi meliputi tanah dan perai...