Baca Juga
Perkembangan Dan Peranan Sistem Teknologi Informasi
BAB I
1.1 PENDAHULUAN
sistem
teknologi informasi mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari sistem
teknologi informasi dimulai dari era akuntan sampai ke era jejarin dimulai
tahun 1990. Perkembagan teknologi ini menyebabkan perubahan perubahan peran
dari sistem teknologi informasi itu sendiri,mulai dari peranannnya membantu
organisasi menjadi lebih efisien sampai perannya sebagai alat memenangkan
kompetisi.perkembangan ini juga menyebabkan perubahan-perubahan peran manajer
didalam organisasi.
1.2.
PERUBAHAN TERMINOLOGI
Beberapa
istilah sebagai nama sistem teknologi informasi yaitu sistem informasi
manajemen , sistem informasi manajemen berbasis komputer, teknologi informasi,
teknologi sistem informasi,sistem komputer , sistem informasi teknologi,
manajemen informasi , dan sistem informasi.
Istilah
sistem informasi manajemen (SIM) atau management information system (MIS)
menunjukkan sistem sistem informasi fungsional, yaitu sistem-sistem informasi
yang diterapkan di fungsi-fungsi organisasi. Istilah sistem
informasi manajemen berbasis manajemen menekankan bahwa teknologi komputer
digunakan disistem ini. Teknologi informasi adalah sub-sistem atau sistem
bagian dari sistem informasi. Sistem komputer merupakan sub sistem atau
sistem bagian dari teknologi informasi.sedangkan sistem teknologi informasi
yaitu sistem yang menggunakan teknologi informasi.
1.3 PERUBAHAN-PERUBAHAN MATERI PENGAJARAN
![]() |
| Perubahan materi pengajaran |
|
|
Pemahaman yang tidak kalah pentingnya yaitu pemahaman tentan komponen-komponen yang membentuk sistem teknologi itu. Sebagai suatu sistem yang fisik , sistem teknologi informasi sebenarnya memiliki komponen-konponen dan macam yang sudah pasti ketidak mampuan mengidentifikasikan dan memahami komponen komponen ini akan mengakibatkan sistem teknologi informasi yang dibuat tidak dapat mencapai tujuannya. Konsep dasar lainnya yaitu kosep dasar sistem teknologi informasi untuk pengambilan keputusan manajemen. Didalam organisasi bisnis, sistem teknologi digunakan untuk manajemen.
1.3.2 Teknologi
Teknologi dalam
sistem teknologi informasi adalah teknologi komputer,teknologi telekomunikasi
dan ternologi apapun yang memberikan nilai tambah untuk organisasi.
1.3.3 Aplikasi
sistem teknologi informasi
Ini dapat
diterapkan secara internal atau eksternal. Di internal organisasi sistem
teknologi informasi dapat diterapkan difungsi fungsi organisasi dan ditingkatan
tingkatan manajemen. Sistem teknologi informasi juga diterapkan ditingkatan
manajemen bawah,menengah dan atas. Sistem
teknologi secara eksternal merupakan sistem teknologi informasi internal yang
ditarik keluar organisasi menggunakan teknologi telekomunikasi. Tujuan dari
sistem teknologi informasi ini adalah untuk menjangkau perusahaan eksternal
dengan lebih efektif.
Tujuan utama
menarik sistem teknologi informasi ke luar sehingga menjangkau langsung secara
efektip pemasok dan pelanggan perusahaan di maksudkan supaya perusahaan dapat
memenangkan persaingan, karena sistem teknologi informasi sekarang merupakan
alat yang memungkinkan menciptakan keunggulan kompetisi.
1.3.4.Pengembangan
Sistem Teknologi informasi
Secara konvensional sistem teknologi
informasi dapat di kembangkan dengan metode SDLC (System development life
cycle),karena terdiri dari beberapa tahapan-tahapan pengembangan sistem yang
membentuk suatu siklus hidup. Yaitu tahapan analisis,desain,implementasi dan
perawatan.
1.3.5.
pengelolaan sistem teknologi informasi
Sistem
teknologiinformasi yangg sudah dioperaikan harus diklola dengan baik karena
nilai dan manfaat dari sitem teknologi informasi secara finansial adalah
signifikan. Isu-isu penting tentang pengelolaan sistem teknologi yaitu
pengelolaan pengendalian,pengelolaan etika dan pengelolaan politikinformasi.
Pengendalian
atau kontrol merupakan hal yang penting, karena jika kontrol tidak dikelola
dengan baik akan menyebabkan sistem teknologi informasi tidak dapat mencapai
tujuannya karena sistem teknologi informasi menghasilkan output yang tidak
akurat. Pengelolaan etika akibat teknlogi
informasi yang tidak tepat dapat mengakibatkan penurunan kinerja pemakai
sistem.
Demikian juga
dengan penanganan politik informasi di dalam perusahaan .banyak sistem
teknologi informasi secara teknis bagus tapi gagal penerapannya karena adanya
politik informasi didalam organisasi yang menggagalkan sistem teknologi
informasi tersebut.
1.4.
PERKEMBANGAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
Perkembangan
sistem teknologi informasi di mulai pada tahun 1964 yaitu pada saat IBM
memperkenalkan MT/ST (Magnetic type/selectric type) Writer,yaitu mesin ketik
eletronik yang dpat merekamkan ke pita magenetik. Perkembangan selanjutnya dari sistem teknologi informasi
tidak terlepas dari sistem perkembangan dari komputer.(Electronic numerical
integrator and computer) pada era komputer ini,aplikasi yang banyak di lakukan
adalah aplikasi teknik,karena pada waktu itu komputer di maksudkan sebagai alat
untuk menghitung (compute).pada tahun 1964 IBM memperkenalkan komputer IBM S
360.IBM memberi nama S 360 yang artinya system 360 dengan maksud komputer ini
dapat melayani semua aplikasi sepanajng 360 derajat.sejak dikenalkan S IBM 360
, komputer mulai digunakan untuk aplikasi bisnis yang merupakan tonggak awal
sistem teknologi informasi.
Awal tahun
1970-an, teknologi juga mulai digunakan diproduksi. Teknologi ini adalah
teknologi komputer dan robot untuk mengendalikan proses produksi supaya efisien
dan efektif. Pada tahun 19980-an, suatu sistem
yang dikenal dengan nama penunjang keputusan (SPK) atau Decision Support Systems
(DSS) mulai dikenalkan oleh ilmuwan yaitu Michael S.scott dan kawan kawan.
Sistem ini banyak diterapkan untuk manajemen tingkat menengah. Sedangkan sistem
ini sendiri merupakan sistem interaktif dan ad-hoc untuk mendukung keputusan
setengah terstruktur manajer-manajer tingkat menengah.
Pada tahun 1990
memulai sistem informasi eksekutif (EIS) . sistem ini diperlukan oleh eksekutif
puncak karena persaingan bisnis lebih tajam yang menuntut eksekutif didukung oleh
sistem teknologi informasi yang interaktif , mudah digunakan serta mempunyai
fasilitas drill drown. Pertengahan tahun 1990 dimulai geograpic information
system yang merupkan sistem teknologi informasi apapun baik itu SIM atau DSS
yang menggukan tampilan peta geografis.
Perkembangan
terakhir dari sistem teknologi informasi adlah dengan dikembangkannya jaringan
saraf (neural) buatan atau artificial neural network (ANN) yang meruupakan
sistem teknologi yang mencoba meniru sitem kerja dari jaringan sitem kerja
saraf otak. Perbedaannya dengn sistem teknologi informasi yang lain adalah ANN
memiii kelebihan proses belajar seperti halnya otak,sehingga proses yang sama
selanjutnya akan dilakukan dengan lebih baik.
Yang dimaksud
dengan sistem informasi manajemen (SIM) yang sebenarnya adalah sistem informasi
fungsional yang ada difungsi-fungsi organisasi yang dikembangkan di amerika
serikat pada tahun 1970.
1.5. PERAN
SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI DI DALAM ORGANISASI
Sistem
teknologi informasi memberikan lima peran utama di dalam organisasi,yaitu untuk
meningkatkan (1) efisiensi, (2) efektivitas, (3) komunikasi, (4) kolaborasi dan
(5) kompetitif.pada awalnya sisitem teknologi informasi digunakan untuk
pengolahan transaksi (TPS).tujuan dari TPS adalah menggantikan pengolahan
transaksi oleh manusia dengan teknologi sistem teknologi informasi.peran
efisiensi lainya juga di capai oleh PCS (Proces Control System) yang
menggantikan manusia dengan teknologi di proses produksi.
Peran sistem teknologi informasi yang ke dua untuk meningkatkan efektivitas
dapat di capai dengan SIM ,DSS,GSS,GIS,ES,EIS dan ANN.lebih efektip karena
pengambilan keputusan di dasar dengan informasi akurat,tepat waktu dan
relevan,manfaat efektivitas juga dapat di capai dengan PCS untuk mendapatkan
hasil produksi yang akurat dan bebas dari cacat produksi sesuai dengan sarana
produksi yang diinginkan.
Peran ketiga dan keempat dari sistem teknologi informasi adalah uantuk
komunikasi dan kolaborasi di capai dengan menerapkan OAS (Office Automation
System) yang akan mengintegrasikan pengguna sistem teknologi informasi termasuk
para manajer secara elektronik. Peningkatan komunikasi dicapai dengan
menggunakan e-mail dan chat. Peningkatan kolaborasi dicapai dengan menggunakan
video con ference dan teleconference.
Peran kelima dari sistem teknologi informasi adalah untuk meningkatkan daya
kompetisi. SIS merupakan sistem-sistem teknologi informasi dan teknologi
informasi apapun di dalam organisasi untuk mengimplementasikan strategi untuk
keunggulan kompetisi.
Menurut Rockart (1998), perkembangan peran organisasi sistem teknologi informasi dapat dikelompokkan kedalam lima era, yaitu era akuntansi, era operasional, era informasi, era jejaring dan jejaring global. Era akuntansi (accoounting era) dimulai awal 1950 sampai 1960-an. Disebut dengan era akuntansi (accounting era) karena fokus dari aplikasinya adalah untuk aplikasi akuntansi seperti aplikasi penggajian, piutang dagang, kas dan lainnya. Metode pemasukan datanya masih menggunakan sistem batch.
Era operasional (operational era) dimulai dari pertengahan 1960-an sampai dengan pertengahan 1970-an. Disebut dengan era operasional (operational era), karena aplikasi sistem teknnologi ini tidak hanya untuk akuntansi, tetapi untuk aplikasi operasi yang lainnya seperti misalnya untuk pengendalian persediaan dan penjadwalan produksi. Metode pemasukan datanya sudah mengarah ke sistem on-line. Peranan staff sistem teknologi informasi masih sama, yaitu lebih banyak mengimplementasikan dan mengoperasikan aplikasi akuntansi dan operasionalnya.
Ewra informasi (informatin era) dimulai dari akhir tahun 1970-an sampai dengan awal 1980-an. Disebut dengan era informasi (information era), karena aplikasi sistem teknologi informasi ini tidak hanya akuntansi dan opeasional saja, tetapi sudah digunakan sebagai inormasi pengambilan keputusan oleh manajemen. Metode pemasukan datanya secara sistem on-line. Peranan staff sistem teknologi informasi sudah berkembang, yaitu selain mengembangkan, mengimplementasikan dan mengoperasikan aplikasi-aplikasi sistem teknologi informasi, juga mendukung dan membantu pengembangan sistem pemakai sistem (end user computing).
Era jejaring (wired society era) dimulai dari pertengahan tahun 1980-an. Disebut dengan era jejaring (wired society era) karena perusahaan-perusahan sudah dihubungkan dengan jaringan sistem sistem teknologi informasiuntuk keperluan keuntungan strategik. Era jejaring global (global wired society era) dimulai dari pertengahan tahun tahun 1990-an. Karena perusahaan-perusahaan sudah dihubungkan dengan jaringan sistem teknologi informasi secara global dengan teknologi telekomunikasi melalui internet.
Cek bagian selanjutnya disini.
Sumber : Laeli M.
Editor : Admin Coretan Mahasiswa

