Wednesday, April 5, 2017

Perkembangan Dan Peranan Sistem Teknologi Informasi

Baca Juga

Perkembangan Dan Peranan Sistem Teknologi Informasi

BAB I

1.1  PENDAHULUAN

sistem teknologi informasi mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari sistem teknologi informasi dimulai dari era akuntan sampai ke era jejarin dimulai tahun 1990. Perkembagan teknologi ini menyebabkan perubahan perubahan peran dari sistem teknologi informasi itu sendiri,mulai dari peranannnya membantu organisasi menjadi lebih efisien sampai perannya sebagai alat memenangkan kompetisi.perkembangan ini juga menyebabkan perubahan-perubahan peran manajer didalam organisasi.

1.2. PERUBAHAN TERMINOLOGI

Beberapa istilah sebagai nama sistem teknologi informasi yaitu sistem informasi manajemen , sistem informasi manajemen berbasis komputer, teknologi informasi, teknologi sistem informasi,sistem komputer , sistem informasi teknologi, manajemen informasi , dan sistem informasi.

Istilah sistem informasi manajemen (SIM) atau management information system (MIS) menunjukkan sistem sistem informasi fungsional, yaitu sistem-sistem informasi yang diterapkan di fungsi-fungsi organisasi. Istilah sistem informasi manajemen berbasis manajemen menekankan bahwa teknologi komputer digunakan disistem ini. Teknologi informasi adalah sub-sistem atau sistem bagian dari sistem informasi.  Sistem komputer merupakan sub sistem atau sistem bagian dari teknologi informasi.sedangkan sistem teknologi informasi yaitu sistem yang menggunakan teknologi informasi.

1.3  PERUBAHAN-PERUBAHAN MATERI PENGAJARAN

Perubahan materi pengajaran

pemahaman konsep yang penting tentang sistem teknologi informasi secara umum. Pemahaman mengenai konsep informasi yang menyatakan jika sistem teknologi informasi tidak dapat menghasilkan produk ini, maka pembuatan atau atau penerapan sistem teknologi informasi dapat dikatakan gagal.

Pemahaman yang tidak kalah pentingnya yaitu pemahaman tentan komponen-komponen yang membentuk sistem teknologi itu. Sebagai suatu sistem yang fisik , sistem teknologi informasi sebenarnya memiliki komponen-konponen dan macam yang sudah pasti ketidak mampuan mengidentifikasikan dan memahami komponen komponen ini akan mengakibatkan sistem teknologi informasi yang dibuat tidak dapat mencapai tujuannya. 
Konsep dasar lainnya yaitu kosep dasar sistem teknologi informasi untuk pengambilan keputusan manajemen. Didalam organisasi bisnis, sistem teknologi digunakan untuk manajemen.

1.3.2 Teknologi

Teknologi dalam sistem teknologi informasi adalah teknologi komputer,teknologi telekomunikasi dan ternologi apapun yang memberikan nilai tambah untuk organisasi.

1.3.3 Aplikasi sistem teknologi informasi

Ini dapat diterapkan secara internal atau eksternal. Di internal organisasi sistem teknologi informasi dapat diterapkan difungsi fungsi organisasi dan ditingkatan tingkatan manajemen. Sistem teknologi informasi juga diterapkan ditingkatan manajemen bawah,menengah dan atas. Sistem teknologi secara eksternal merupakan sistem teknologi informasi internal yang ditarik keluar organisasi menggunakan teknologi telekomunikasi. Tujuan dari sistem teknologi informasi ini adalah untuk menjangkau perusahaan eksternal dengan lebih efektif.

Tujuan utama menarik sistem teknologi informasi ke luar sehingga menjangkau langsung secara efektip pemasok dan pelanggan perusahaan di maksudkan supaya perusahaan dapat memenangkan persaingan, karena sistem teknologi informasi sekarang merupakan alat yang memungkinkan menciptakan keunggulan kompetisi.

1.3.4.Pengembangan Sistem Teknologi informasi  

Secara konvensional sistem teknologi informasi dapat di kembangkan dengan metode SDLC (System development life cycle),karena terdiri dari beberapa tahapan-tahapan pengembangan sistem yang membentuk suatu siklus hidup. Yaitu tahapan analisis,desain,implementasi dan perawatan.

1.3.5. pengelolaan sistem teknologi informasi

Sistem teknologiinformasi yangg sudah dioperaikan harus diklola dengan baik karena nilai dan manfaat dari sitem teknologi informasi secara finansial adalah signifikan. Isu-isu penting tentang pengelolaan sistem teknologi yaitu pengelolaan pengendalian,pengelolaan etika dan pengelolaan politikinformasi.

Pengendalian atau kontrol merupakan hal yang penting, karena jika kontrol tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan sistem teknologi informasi tidak dapat mencapai tujuannya karena sistem teknologi informasi menghasilkan output yang tidak akurat. Pengelolaan etika akibat teknlogi informasi yang tidak tepat dapat mengakibatkan penurunan kinerja pemakai sistem.

Demikian juga dengan penanganan politik informasi di dalam perusahaan .banyak sistem teknologi informasi secara teknis bagus tapi gagal penerapannya karena adanya politik informasi didalam organisasi yang menggagalkan sistem teknologi informasi tersebut.

1.4. PERKEMBANGAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI

Perkembangan sistem teknologi informasi di mulai pada tahun 1964 yaitu pada saat IBM memperkenalkan MT/ST (Magnetic type/selectric type) Writer,yaitu mesin ketik eletronik yang dpat merekamkan ke pita magenetik. Perkembangan selanjutnya dari sistem teknologi informasi tidak terlepas dari sistem perkembangan dari komputer.(Electronic numerical integrator and computer) pada era komputer ini,aplikasi yang banyak di lakukan adalah aplikasi teknik,karena pada waktu itu komputer di maksudkan sebagai alat untuk menghitung (compute).pada tahun 1964 IBM memperkenalkan komputer IBM S 360.IBM memberi nama S 360 yang artinya system 360 dengan maksud komputer ini dapat melayani semua aplikasi sepanajng 360 derajat.sejak dikenalkan S IBM 360 , komputer mulai digunakan untuk aplikasi bisnis yang merupakan tonggak awal sistem teknologi informasi.

Awal tahun 1970-an, teknologi juga mulai digunakan diproduksi. Teknologi ini adalah teknologi komputer dan robot untuk mengendalikan proses produksi supaya efisien dan efektif. Pada tahun 19980-an, suatu sistem yang dikenal dengan nama penunjang keputusan (SPK) atau Decision Support Systems (DSS) mulai dikenalkan oleh ilmuwan yaitu Michael S.scott dan kawan kawan. Sistem ini banyak diterapkan untuk manajemen tingkat menengah. Sedangkan sistem ini sendiri merupakan sistem interaktif dan ad-hoc untuk mendukung keputusan setengah terstruktur manajer-manajer tingkat menengah.

Pada tahun 1990 memulai sistem informasi eksekutif (EIS) . sistem ini diperlukan oleh eksekutif puncak karena persaingan bisnis lebih tajam yang menuntut eksekutif didukung oleh sistem teknologi informasi yang interaktif , mudah digunakan serta mempunyai fasilitas drill drown. Pertengahan tahun 1990 dimulai geograpic information system yang merupkan sistem teknologi informasi apapun baik itu SIM atau DSS yang menggukan tampilan peta geografis.

Perkembangan terakhir dari sistem teknologi informasi adlah dengan dikembangkannya jaringan saraf (neural) buatan atau artificial neural network (ANN) yang meruupakan sistem teknologi yang mencoba meniru sitem kerja dari jaringan sitem kerja saraf otak. Perbedaannya dengn sistem teknologi informasi yang lain adalah ANN memiii kelebihan proses belajar seperti halnya otak,sehingga proses yang sama selanjutnya akan dilakukan dengan lebih baik.

Yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen (SIM) yang sebenarnya adalah sistem informasi fungsional yang ada difungsi-fungsi organisasi yang dikembangkan di amerika serikat pada tahun 1970.

1.5. PERAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI DI DALAM ORGANISASI

Sistem teknologi informasi memberikan lima peran utama di dalam organisasi,yaitu untuk meningkatkan (1) efisiensi, (2) efektivitas, (3) komunikasi, (4) kolaborasi dan (5) kompetitif.pada awalnya sisitem teknologi informasi digunakan untuk pengolahan transaksi (TPS).tujuan dari TPS adalah menggantikan pengolahan transaksi oleh manusia dengan teknologi sistem teknologi informasi.peran efisiensi lainya juga di capai oleh PCS (Proces Control System)  yang menggantikan manusia dengan teknologi di proses produksi.

         Peran sistem teknologi informasi yang ke dua untuk meningkatkan efektivitas dapat di capai dengan SIM ,DSS,GSS,GIS,ES,EIS dan ANN.lebih efektip karena pengambilan keputusan di dasar dengan informasi akurat,tepat waktu dan relevan,manfaat efektivitas juga dapat di capai dengan PCS untuk mendapatkan hasil produksi yang akurat dan bebas dari cacat produksi sesuai dengan sarana produksi yang diinginkan.

         Peran ketiga dan keempat dari sistem teknologi informasi adalah uantuk komunikasi dan kolaborasi di capai dengan menerapkan OAS (Office Automation System) yang akan mengintegrasikan pengguna sistem teknologi informasi termasuk para manajer secara elektronik. Peningkatan komunikasi dicapai dengan menggunakan e-mail dan chat. Peningkatan kolaborasi dicapai dengan menggunakan video con   ference dan teleconference.

            Peran kelima dari sistem teknologi informasi adalah untuk meningkatkan daya kompetisi. SIS merupakan sistem-sistem teknologi informasi dan teknologi informasi apapun di dalam organisasi untuk mengimplementasikan strategi untuk keunggulan kompetisi.


1.6. PERAN ORGANISASI SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI

Menurut Rockart (1998), perkembangan peran organisasi sistem teknologi informasi dapat dikelompokkan kedalam lima era, yaitu era akuntansi, era operasional, era informasi, era jejaring dan jejaring global. Era akuntansi (accoounting era) dimulai awal 1950 sampai 1960-an. Disebut dengan era akuntansi (accounting era) karena fokus dari aplikasinya adalah untuk aplikasi akuntansi seperti aplikasi penggajian, piutang dagang, kas dan lainnya. Metode pemasukan datanya masih menggunakan sistem batch.

Era operasional (operational era) dimulai dari pertengahan 1960-an sampai dengan pertengahan 1970-an. Disebut dengan era operasional (operational era), karena aplikasi sistem teknnologi ini tidak hanya untuk akuntansi, tetapi untuk aplikasi operasi yang lainnya seperti misalnya untuk pengendalian persediaan dan penjadwalan produksi. Metode pemasukan datanya sudah mengarah ke sistem on-line. Peranan staff sistem teknologi informasi masih sama, yaitu lebih banyak mengimplementasikan dan mengoperasikan aplikasi akuntansi dan operasionalnya.

Ewra informasi (informatin era) dimulai dari akhir tahun 1970-an sampai dengan awal 1980-an. Disebut dengan era informasi (information era), karena aplikasi sistem teknologi informasi ini tidak hanya akuntansi dan opeasional saja, tetapi sudah digunakan sebagai inormasi pengambilan keputusan oleh manajemen. Metode pemasukan datanya secara sistem on-line. Peranan staff sistem teknologi informasi sudah berkembang, yaitu selain mengembangkan, mengimplementasikan dan mengoperasikan aplikasi-aplikasi sistem teknologi informasi, juga mendukung dan membantu pengembangan sistem pemakai sistem (end user computing).

 Era jejaring (wired society era) dimulai dari pertengahan tahun 1980-an. Disebut dengan era jejaring  (wired society era) karena perusahaan-perusahan sudah dihubungkan dengan jaringan sistem sistem teknologi informasiuntuk keperluan keuntungan strategik. Era jejaring global (global wired society era) dimulai dari pertengahan tahun tahun 1990-an. Karena perusahaan-perusahaan sudah dihubungkan dengan jaringan sistem teknologi informasi secara global dengan teknologi telekomunikasi melalui internet.

Cek bagian selanjutnya disini.

Sumber : Laeli M.
Editor   : Admin Coretan Mahasiswa

PAJAK, BUMI DAN BANGUNAN

1.Pengertian Pajak Bumi dan Bangunan Bumi adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada dibawahnya. Permukaan bumi meliputi tanah dan perai...