Baca Juga
Tanggung
Jawab Sosial dan Etika Bisnis Perusahaan
Etika(ethic)
mengacu pada prinsip prinsip moral yang mencerminkan keyakinan masyarakat
mengenai tindakan yang benar atau salah dari seseorang individu atau kelompok.Karyawan perusahaan harus mempraktekan etika bisnis.
Maksudnya, suatu rangkaian prinsip yang harus diikuti apabila menjalankan
bisnis. Setiap perusahaan mempunyai tanggung jawab sosial, yaitu suatu
pengakuan perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengerahui masyarakat.
Istilah tanggung jawab sosial kadang-kadang dipergunakan untuk menggambarkan
tanggung jawab perusahaan kepada komunitas dan lingkungannya. Namun demikian
dapat dipakai secara luas dengan mengikuti tanggung jawab perusahaan terhadap
pelanggan, karyawan, dan kreditor. Walaupun keputusan bisnis yang dibuat adalah
untuk meningkatkan nilai, keputusan haruslah tidak merusak etika dan tanggung
jawab sosial.
Pendekatan masalah –
masalah etika
Para
manajer melaporkan bahwa kualitas paling penting dari pengambilan keputusan
etika adalah konsistensi. Merekan sering kali mencoba mengadopsi pendekatan
filosofis yang dapat menjadi landasan bagi konsitensi yang mereka cari,
terdapat tiga pendekatan etikan, yaitu:
- Pendekatan ultilitarian yaitu menilai dampak tindakan tertentu terhadap orang – orang yang terlibat langsung, dari segi apa yang memberikan manfaat terbesar bagi sebagian besar orang.
- Pendekatan hak moral yaitu menilai apakah keputusan dan tindakan sesuai dengan hak – hak istimewa individu dan kelompok.
- Pendekatan keadilan sosial yaitu menilai konsistensi tindakan dengan kesetaraan, keadilan, dan netralitas dalam menditribusikan imbalan dan biaya di antara individu dan kelompok.
Kode etik bisnis
Untuk
membantu menjamin konsistensi penerapan standar etis, semakin banyak asosiasi
profesi dan perusahaan yang menetapkan kode etik. Contohnya, perusahaan NIKE
mengalami permasalahan global dalam menegakkan kode etik. Produk nike di
produksi di pabrik – pabrik yang dimemiliki
dan dijalankan oleh perusahaan lain. dimanapun nike beropersai di
seluruh dunia, kami dipandu oleh kode etik ini. Kami mengingatkan kontraktor
kami dengan prinsip – prinsip ini. Kami juga mengikat para kontraktor dengan
kode standar yang spesifik, yaitu:
- Tenaga kerja paksa
- Tenaga kerja anak
- Kompensasi
- Tunjangan
- Jam lembur
- Lingkungan, keselamatan dan kesehatan.
- Dokumen dan inspeksi.
Tren Utama kode etik
Beberapa
waktu lalu, kode etik yang biasanya hanya ditemukan pada buku panduan karyawan,
tren terbaru adalah bahwa kode ini juga di tampilkan secara menyolok pada situs
web perusahaan dan laporan tahuna, dan bersebelahan dengan poster title VII di
majalah dinding perusahaan. Tren kedua adalah bahwa perusahaan – perusahaan
menambhakan ukuran – ukuran penegakan terhadap kode etiknya, termasuk kebijakan
yang dirancang untuk memandu karyawan mengenai apa yang harus dilakukan jika
mereka melihat terjadinya pelanggaran dan sanksi yang akan dikenakan, termasuk
konsekuensinya terhadap pekerjaan serta kemungkinan diajukannya tuntutan pidana
dan perdata.
Tren
ketiga adalah semakin meningkatnya perhatian perusahaan untuk memperbaiki
pelatihan karwayan dalam memahami kewajibannya berdasarkan pada kode etik
perusahaan, tujuannya adalah menekankan pertimbangan eyika selama proses
pengambilan keputusa.
Tanggung Jawab Sosial
A. Corporate Social Responsibility (CSR)
Definisi CSR (Corporate Social
Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh
perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab
mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada.
Contoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai
dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan
perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana
untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat
yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat
yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.
Ruang Lingkup CSR
- Keterlibatan perusahaan dalam kegiatan – kegiatan sosial yang berguna bagi masyarakat luas.
- Mematuhi aturan hukum yang berlaku dalam suatu masyarakat baik yang berkaitan dengan kegiatan bisnis maupun kegiatan sosial pada umumnya.
- Hormat pada hak dan kepentingan stakeholders yang mempunyai kepentingan langsung ataupun tidak langsung terhadap kepentingan bisnis.
Jenis
– jenis tanggung jawab pada CSR
1.
Tanggung Jawab kepada Pelanggan
Tanggung
jawab kepada pelanggan jauh lebih luas dari pada hanya menyediakan barang atau
jasa. Perusahaan mempunyai tanggung
jawab ketikan memproduksi dan menjual produk dalam praktek tanggung jawab
pelanggan meliputi.
Tanggung Jawab Produksi :
Produk harus diproduksi dengan keyakinan menjaga
keselamatan pelanggan. Label peringatan harus ada guna mencegah kecelakaan
karena salah dalam penggunaan dan adanya efeksamping.
Tanggung
jawab penjualan
Perusahaan
tidak melakukan strategi penjualan yangterlaluagresive atau iklan yang
menyesatkan, perlu
survey kepuasanpelanggan, dimana yang
diperlakukan sebagaimana mestinya.
Cara
MenjaminTanggungJawab Sosisal Kepada Pelanggan
Dapat di lakukan dengan tahapan sebagai berikut :
1. Ciptakan Kode Etik
Berisi serangkaian petunjuk untuk kualitas produk, sekaligus sebagai petunjuk bagaimana karyawan, pelanggan dan pemilik seharusnya dipelihara
2. Memantau Semua Keluhan
Hubungi pelanggan apabila mereka mempunyai keluhan
mengenai kualitas produk atau lainnya. Cari sumber keluhan dan yakinkan bahwa problem
tersebut tidak akan timbul lagi.
3.Umpan Balik Pelanggan
Meminta pelanggan untuk memberi umpan balik atas barang atau jasa yang mereka
beli walaupun selama ini tidak ada keluhan a.l dengan mengirim kuesioner.
1.
Tanggung
Jawab kepada Karyawan
a. Rasa Aman para Karyawan
Meyakinkan a.l tempat kerja adalah aman bagi karyawan
dengan selalu mengecek peralatan kerja supaya selalu dalam kondisi layak dan
tidak berbahaya.
b. Perlakuan layak oleh karyawan lain
Perusahaan bertanggung jawab untuk meyakinkan bahwa
para karyawan diperlakukan layak oleh karyawan lain. Issue yang timbul biasanya
masalah diversitas (kelainan, perbedaan) karyawan dan pelecehan seksual
c. Kesempatan yang sama
Karyawan yang melamar untuk suatu posisi tidak
seharusnya ditolak karena diskriminasi masalah sara
2. Tanggung Jawab Kepada Pemegang Saham
Perusahaan bertanggung jawab untuk memuaskan pemilik
(pemegang saham)
Cara Perusahaan Meyakinkan Tanggung Jawab
- Manajer perusahaan memonitor keputusan perusahaan untuk meyakinkan bahwa mereka membuatnya untuk kepentingan pemilik.
- Gaji karyawan dikaitkan dengan kinerja perusahaan, dalam hal ini karyawan tinggal memfocuskan pada memaksimalkan nilai perusahaan
4.
TANGGUNG JAWAB KEPADA KREDITOR
Jika perusahaan mengalami masalah keuangan dan tidak
dapat memenuhi kewajibannnya, harus memberi tahu para kreditor. Biasanya
kreditor bersedia memperpanjang jatuh tempo pembayaran serta memberi advis dalam mengatasi masalah
keuangan.
5
.TANGGUNG JAWAB PADA
LINGKUNGAN
Proses produksi yang digunakan perusahaan juga produksi yang dihasilkan dapat mencemari atau
merusak lingkungan misalnya polusi udara (CO2) yang berbahaya bagi
masyarakat dan polusi tanah akibat
sampah/limbah beracun yang mengakibatkan
tanah tidak atraktif dan tidak berguna untuk keperluan lain seperti pertanian.
6.
Tanggung Jawab Kepada Komunitas
Apabila perusahaan membangun suatu basis komunitas,
mereka menjadi bagian dari komunitas.
Perusahaan menunjukkan kepedulian- nya kepada komunitas dengan
mensponsori event lokal atau memberi donasi kepada kelompok sosial lokal. Misal
suatu bank memberi kredit lunak kepada masyarakat sekitarnya yang
berpenghasilan rendah dan kepada komunitas minoritas. Atau beberapa perusahaan
besar memberi donasi kepada universitas
terkemuka.
Tanggung Jawab Bisnis dalam Lingkungan Internasional
- Apabila perusahaan bersaing dalam lingkungan bisnis internasional, mereka harus tanggap akan perbedaan budaya. Misalnya perusahaan dibeberapa negara tidak semua berpandangan bahwa memberi imbalan kepada pelanggan atau pemasok besar sebagai tidak etis.
- Perusahaan cenderung menyesuaikan dengan etika dan tanggung jawab bisnis dalam kerangka internasional, sehingga mereka dapat membangun reputasi global untuk menjalankan roda bisnis dengan cara yang etis.
Biaya
Untuk Memenuhi Tanggung Jawab Sosial
Kemungkinan biaya yang timbul sebagai akibat
tanggung jawab sosial kepada :
- Pelanggan adalah Menciptakan program menerima dan memecahkan keluhan, Melakukan survey untuk mengetahui kepuasan pelanggan,Gugatan hokum.
- Karyawan adalah Menciptakan program menerima dan memecahkan keluhan, Melakukan survey untuk mengetahui kepuasan karyawan, Gugatan hukum oleh karyawan karena diskriminasi atau tuduhan tanpa bukti.
- Pemegang Saham adalah Mengumumkan Informasi Keuangan secara periodik, Gugatan hukum atas tuduhan bahwa manajer perusahaan tidak memenuhi tanggung jawabnya kepada para pemegang saham .
- Lingkungan adalah Memenuhi regulasi pemerintah akan lingkungan, Memenuhi janji akan petunjuk lingkungan yang dibuat perusahaan.
Sumber : Noviana
Rinjani
Editor : Admin
Coretan Mahasiswa