Wednesday, January 24, 2018

Pemasaran

Baca Juga

Pemasaran

Melaksanakan Riset Pemasaran Dan Meramalkan Permintaan

Perusahaan riset pemasaran dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
1)      Perusahaan riset yang tersindikasi dengan jasa
2)      Perusahaan riset pemasaran sesuai pesanan
3)      Perusahaan riset pemasaran spesialis lini.
Sedangkan perusahaan bisa menyewa jasa dari perusahaan riset pemasaran atau mengadakan riset dalam cara yagn kreatif dan terjangkau, seperti :
  1. Melibatkan mahasiswa atau profesor untuk merancang dan melaksanakan proyek
  2. Menggunakan internet
  3. Memeriksa pesaing
Proses riset pemasaran yang efektif mengikuti enam langkah berikut :
  • Mendefinisikan masalah, alternatif  keputusan, dan tujuan riset.
Manager pemasaran harus erhati-hati untuk tidak mendefinisikan masalah terlalu luas atau terlalu sempit untuk periset pemasaran
  • Mengembangkan  rencana riset.
Tahap kedua riset adalah dimana kita mengembangkan rencana paling efektif untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dan berapa biayanya.
  1. Sumber data : data sekunder dan data primer
  2. Pendekatan riset : pemasar mengumpulkan data primer dengan lima cara:, melalui observasi, kelompok fokus, ssurvei, data perilaku, dan pengalaman.
  3. Riset obsesrvasi : mengumpulkan data secara diam-diam, saat mereka berbelanja atau saat mereka mengkonsumsi produk.
  4. Riset etnografi : pendekatan riset observasi untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana orang hidup dan bekerja.
  5. Riset survei : untuk mempelajari pengetahuan, kepercayaan, preferensi, dan kepuasan masyarakat dan mengukur berbagai besaran ini dalam populasi umum.
Metode kontak : kuesioner surat, wawancara telepon, wawancara pribadi, wawancara online.
3)      Mengumpulkan informasi
4)      Menganalisis informasi
Satu langkah sebelum langkah terakhir adalah menyimpulkan temauan debgan mentabulasikan data dan  mengembangkan distribusi frekuensi.
5)     Mempresentasikan temuan
Sebagai langkah terakhir, periset mempresentasikan temuan yang relevan dengan keputusan pemasaran utama yang dihadapi manajemen.
6)      Mengambil keputusan
Jika kepercayaan mereka terhadap temuan rendah, mereka mungkin memutuskan menolak peluncuran pelayanan. Tetapi jika mereka telah terpengaruh untuk meluncurkan layanan, temuan ini akan mendorong preferensi mereka. Bahkan, mereka dapat memutuskan untuk mempelajari masalah ini lebih lanjut dan melakukan lebih banyak riset.

Mengatasi halangan dalam penggunaan riset pemasaran :
  • Konsepsi sempit tentang riset
  • Kaliber periset yang tidak seimbang
  • Penentuan kerangka masalah yang buruk
  • Temuan yang terlambat dan kadang salah
  • Perbedaan kepribadian dan presentasional

Mengukur produktifitas pemasaran dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu:
1.      Ukuran pemasaran untuk menilai pengaruh pemasaran
2.      Pemodelan bauran pemasaran untuk mengestimasi hubungan sebab akibat dan mengukur bagaimana kegiatan pemasaran mempengaruhi hasil. Papan kendali (dashboard) pemasaran adalah cara terstruktur untuk mendiseminasikan pandangan yang dikumpulkan dari dua pendekatan ini dalam organisasi.
Ukuran pemasaran adalah sejumlah ukuran yang membantu pemasar menghitung, membandingkan, dan menerjemahkan kinerja pemasaran mereka.
Pemodelan bauran pemasaran, model bauran pemasaran menganalisis data dari beragam sumber, seperti data pemindai pengecer, dan pengiriman perusahaan, penetapan harga, media, dan data belanja promosi, untuk memahami pengaruh kegiatan pemasaran tertentu secara ebih tepat.
Ukuran permintaan pasar, yaitu :
a)   Pasar potensial : kumpulan konsumen yang memiliki tingkat minat cukup besar terhadap penawaran pasar.
b) Pasar yang tersedia: kumpulan konsumen yang mempunyai minat, penghasilan, dan akses terhadap penawaran tertentu.
c) Pasar sasaran: bagian pasar tersedia berkualifikasi yang diputuskan perusahaan untuk dikejar.
d)    Pasar terpenetrasi : kumpulan konsumen yang membeli produk perusahaan.
Ada dua jenis permintaa: permintaan pasar dan permintaan perusahaan. Untuk memperkirakan permintaan saat ini, perusahaan berusaha menentukan total potensi pasar, potensi pasar suatu wilayah, penjualan industri, dan pangsa pasar. Untuk memperkirakan permintaan masa depan, perusahaan mensurvei tujuan ppembeli, meminta masukan tenaga penjualan, mengumpulkan pendapat ahli, menbganalisis penjualan masa lalu, atau terlibat dalamuji pasar. Model matematika, teknik statistik yang canggih, dan prosedur pengumpuland ata terkomputerisasi sangatlah pentinh bagi semua jenis peramalan permintaan dan penjualan.
Melaksanakan Riset Pemasaran Dan Meramalkan Permintaan

Perusahaan riset pemasaran dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
  1. Perusahaan riset yang tersindikasi dengan jasa
  2. Perusahaan riset pemasaran sesuai pesanan
  3. Perusahaan riset pemasaran spesialis lini.
Sedangkan perusahaan bisa menyewa jasa dari perusahaan riset pemasaran atau mengadakan riset dalam cara yagn kreatif dan terjangkau, seperti :
  • Melibatkan mahasiswa atau profesor untuk merancang dan melaksanakan proyek
  • Menggunakan internet
  • Memeriksa pesaing
  • Proses riset pemasaran yang efektif mengikuti enam langkah berikut :
  • Mendefinisikan masalah, alternatif  keputusan, dan tujuan riset.
  • Manager pemasaran harus erhati-hati untuk tidak mendefinisikan masalah terlalu luas atau terlalu sempit untuk periset pemasaran.
  • Mengembangkan  rencana riset.
  • Tahap kedua riset adalah dimana kita mengembangkan rencana paling efektif untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dan berapa biayanya.
  1. Sumber data : data sekunder dan data primer
  2.  Pendekatan riset : pemasar mengumpulkan data primer dengan lima cara:, melalui observasi, kelompok fokus, ssurvei, data perilaku, dan pengalaman.
  3. Riset obsesrvasi : mengumpulkan data secara diam-diam, saat mereka berbelanja atau saat mereka mengkonsumsi produk.
  4. Riset etnografi : pendekatan riset observasi untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana orang hidup dan bekerja.
  5. Riset survei : untuk mempelajari pengetahuan, kepercayaan, preferensi, dan kepuasan masyarakat dan mengukur berbagai besaran ini dalam populasi umum.
Metode kontak : kuesioner surat, wawancara telepon, wawancara pribadi, wawancara online.
  •  Mengumpulkan informasi
  • Menganalisis informasi
Satu langkah sebelum langkah terakhir adalah menyimpulkan temauan debgan mentabulasikan data dan  mengembangkan distribusi frekuensi.
  • Mempresentasikan temuan
Sebagai langkah terakhir, periset mempresentasikan temuan yang relevan dengan keputusan pemasaran utama yang dihadapi manajemen.
  • Mengambil keputusan
Jika kepercayaan mereka terhadap temuan rendah, mereka mungkin memutuskan menolak peluncuran pelayanan. Tetapi jika mereka telah terpengaruh untuk meluncurkan layanan, temuan ini akan mendorong preferensi mereka. Bahkan, mereka dapat memutuskan untuk mempelajari masalah ini lebih lanjut dan melakukan lebih banyak riset.
Mengatasi halangan dalam penggunaan riset pemasaran :
  1. Konsepsi sempit tentang riset
  2. Kaliber periset yang tidak seimbang
  3. Penentuan kerangka masalah yang buruk
  4. Temuan yang terlambat dan kadang salah
  5. Perbedaan kepribadian dan presentasional
Mengukur produktifitas pemasaran dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu:
  1.  Ukuran pemasaran untuk menilai pengaruh pemasaran
  2. Pemodelan bauran pemasaran untuk mengestimasi hubungan sebab akibat dan mengukur bagaimana kegiatan pemasaran mempengaruhi hasil. Papan kendali (dashboard) pemasaran adalah cara terstruktur untuk mendiseminasikan pandangan yang dikumpulkan dari dua pendekatan ini dalam organisasi.
  3. Ukuran pemasaran adalah sejumlah ukuran yang membantu pemasar menghitung, membandingkan, dan menerjemahkan kinerja pemasaran mereka.
  4. Pemodelan bauran pemasaran, model bauran pemasaran menganalisis data dari beragam sumber, seperti data pemindai pengecer, dan pengiriman perusahaan, penetapan harga, media, dan data belanja promosi, untuk memahami pengaruh kegiatan pemasaran tertentu secara ebih tepat.
Ukuran permintaan pasar, yaitu :
  1. Pasar potensial : kumpulan konsumen yang memiliki tingkat minat cukup besar terhadap penawaran pasar.
  2. Pasar yang tersedia: kumpulan konsumen yang mempunyai minat, penghasilan, dan akses terhadap penawaran tertentu.
  3. Pasar sasaran: bagian pasar tersedia berkualifikasi yang diputuskan perusahaan untuk dikejar.
  4. Pasar terpenetrasi : kumpulan konsumen yang membeli produk perusahaan.
Ada dua jenis permintaa: permintaan pasar dan permintaan perusahaan. Untuk memperkirakan permintaan saat ini, perusahaan berusaha menentukan total potensi pasar, potensi pasar suatu wilayah, penjualan industri, dan pangsa pasar. Untuk memperkirakan permintaan masa depan, perusahaan mensurvei tujuan ppembeli, meminta masukan tenaga penjualan, mengumpulkan pendapat ahli, menbganalisis penjualan masa lalu, atau terlibat dalamuji pasar. Model matematika, teknik statistik yang canggih, dan prosedur pengumpuland ata terkomputerisasi sangatlah pentinh bagi semua jenis peramalan permintaan dan penjualan.
Menganalisis Pasar Konsumen
Perilaku konsumen adalah studi tentang bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan bagaimana barang , jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Budaya adalah determinan dasar keinginan dan perilaku seseorang. Setiap buddaya memiliki beberapa subbudaya. Subbudaya meliputi kebangsaan, agama, kelompok ras, dan wilayah geografis. Ketika subbudaya tumbuh besar dan cukup kaya, perusahaan sering merancang program pemasaran khusus untuk melayani mereka.
Kelompok referensi seseorang adalah semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung disebut ( kelompok keanggotaan). Kelompok aspirasional adalah kelompok yang ingin diikuti oleh orang itu, sedangkan kelompok disosiatif adalah kelompok yang nilai dan perilakunya ditolak oleh orang tersebut. Sedangkan pemimpin opini adalh orang yang menawarkan nasihat atau informasi informal tentang produk atau kategori produk tertentu, misalnya mana yang terbaik dari beberapa merek atau bagaimana produk tertentu dapat digunakan.
Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat, dan anggota keluarga merepresentasikan kelompok referensi utama yang paling berpengaruh. Keluarga orientasi terdiri dari orang tua dan saudara kandung, sedangkan keluarga prokreasi terdari dari pasangan, dan anak-anak.
Kepribadian dan konsep diri dipengaruhi oleh : Gaya hidup, yaitu pola hidup seseorang di dunia yang tercermin pada kegiatan, minat, dan pendapat.
Proses psikologi kunci dengan beberapa teor dari freud, maslow, dan herzberg. Teori Sigmund Freud mengasumsikan bahwa kekuatan psikologis yang membentuk perilaku seseorang sebagian besar adalah ketidaksadaran, dan bahwa seseorang tidak dapat memahami secara penuh motivasinya sendiri. Lain dari Teori Maslow yang menjelaskan mengapa orang di dorong oleh kebutuhan tertentu pada wawktu tertentu. Dan lain nlagi dengan Teori Herzberg yang mengembangkan teori dua faktor yang membedakan ketidakpuasan/dissatisfier ( faktor-faktor yang menyebabkan ketidak puasan), dari kepuasan/satisfier ( faktor yang menyebabkan kepuasan).
Persepsi adalah proses dimana kita memilih, mengatur, dan menerjemahkan masukan informasi untuk menciptakan gambaran dunia yang berarti. Atensi/perhatian adalah alokasi pemrosesan kapasitas terhadap beberapa rangsangan. Distorsi selektif adalah kecenderungan untuk menerjemahkan informasi dengan cara ygn sesuai dengan konsepsi awal kita.
Proses keputusan pembelian, yaitu : pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, model ekspektasi nilai, dan keputusan pembelian.
Risiko yang didapatkan konsumen saat  mengkonsumsi suatu produk, yaitu :
1)      Risiko fungsional
2)      Risiko fisik
3)      Risiko keuangan
4)      Risiko sosial
5)      Risiko psikologis
6)      Risiko waktu
 Teori lain tentang pengambilan keputusan konsumen, yaitu : tingkat keterlibatan konsumen, model kemungkinan elaborasi, strategi pemasaran keterlibatan rendah, perilaku pembelian.
Heuristik dan bias keputusan, meliputi:
·         Heuristik ketersediaan
·         Heuristik representatif
·         Heuristik penjangkaran dan penyesuaian
Akuntansi mental mangacu pada cara konsumen mengkodekan, mengkategorikan, dan mengevaluasi hasil finansial dar pilihan. Sedangkan untuk menentukan profit proses keputusan pembelian pelanggan dapat dilakukan melalui metode introspektif, metode prospektif, dan metode retrospektif.

Sumber            : Sri Retnoningsih
Editor              : Admin Coretan Mahasiswa

No comments:

Post a Comment

Terimakasih Komentarnya, Akan Segera Kami Balas

PAJAK, BUMI DAN BANGUNAN

1.Pengertian Pajak Bumi dan Bangunan Bumi adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada dibawahnya. Permukaan bumi meliputi tanah dan perai...