SISTEM INFORMASI
PERBANKAN
FLOWCHART
PENGERTIAN FLOWCHART
Flowchart adalah adalah suatu bagan
dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail
dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu
program.
Berikut ini adalah
beberapa simbol yang digunakan dalam menggambar suatu flowchart :
Flowchart terbagi atas lima jenis,
yaitu :
1. Flowchart Sistem merupakan
bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di dalam
sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang
ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini merupakan dekripsi secara
grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk suatu
sistem.
Flowchart
Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem dan proses yang
mentransformasikan data itu. Data dan proses dalam flowchart sistem dapat
digambarkan secara online (dihubungkan langsung dengan komputer) atau offline
(tidak dihubungkan langsung dengan komputer, misalnya mesin tik, cash
register atau kalkulator).
2. Flowchart Dokumen Bagan alir dokumen (document
flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir (form flowchart) atau
paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan
formulir termasuk tembusan-tembusannya. Bagan alir dokumen ini menggunakan
simbol-simbol yang sama dengan yang digunakan di dalam bagan alir sistem.
3. Flowchart Skematik Bagan alir
skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan
alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya
adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem,
juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan.
Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada
orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir. Penggunaan
gambar-gambar ini memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama
menggambarnya.
4. Flowchart Program Bagan alir
program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci
langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi
bagan alir sistem.
Bagan alir
program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program (program
logic flowchart) dan bagan alir program komputer terinci (detailed computer
program flowchart). Bagan alir logika program digunakan untuk menggambarkan
tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan alir logika
program ini dipersiapkan oleh analis sistem.
5. Flowchart Proses Flowchart
Proses merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial yang memecah dan
menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem.
Bagan alir proses menggunakan lima buah simbol tersendiri seperti terlihat pada
tabel di bawah ini.
Flowchart adalah sekumpulan
gambar – gambar tertentu untuk menyatakan alur dari suatu program yang akan
diterjemahkan ke salah satu bahasa pemrograman. Kegunaan flowchart sama seperti
halnya algoritma yaitu untuk menuliskan alur program tetapi dalam bentuk gambar
atau symbol.
Flowchart
dibagi menjadi dua (2) bagian, yaitu :
1. Flowchart
yang menggambarkan alur suatu sistem
2. Flowchart
yang menggambarkan alur dari suatu program.
PROSEDUR PEMBUKAAN REKENING BARU PADA
CUSTOMER SERVICE DAN TELLER
Penjelasan
Proses Pembuatan Rekening Baru :
- Siapkan kartu identitas diri sebagai
persyaratan administratif, dalam hal ini bisa KTP / SIM / kartu
pelajar/ kartu mahasiswa. Akan tetapi persyaratan tersebut tergantung
dengan bank yang kita pilih, setiap bank berbeda-beda syarat untuk
pembuatan rekening baru. Ada yang harus menunjukan NPWP.
- Persiapkan uang tunai untuk setoran awal
sedikitnya sesuai dengan ketentuan minimum masing-masing produk dari
masing-masing bank.Setelah persyaratan tadi siap, silahkan datang ke
bank yang di inginkan pada kantor cabang terdekat sesuai dengan
daerah nasabah masing-masing.
- Ambil atau minta sama pak satpam nomor
antrian untuk tujuan ke Customer Service ( CS).
- Tunggu panggilan.
- Ketika di panggil, jangan lupa perkenalkan diri
dulu. Lalu sampaikan pada CS kalau ingin membuka rekening tabungan,
kalo mau lengkap bilang saja tabungan harian untuk perorangan.
Tabungan harian adalah tabungan yang tidak terikat jangka waktu jumlah
penyetoran dan waktu penarikannya. Sekalian jika kita ingin membuat ATM
juga bisa disebutkan.
- CS Bank akan menerangkan produk tabungan
yang tersedia. Silahkan dengarkan dan beri kesempatan yang bersangkutan
menjalankan prodesurnya sebagai Customer service officer.
- Jika sudah jelas, silahkan pilih produk
mana yang ingin di buat, maka cs bank akan memberikan formulir aplikasi
pembukaan rekening yang harus diisi.
- Jika prosedur diatas sudah disiapkan dan sudah
lengkap. Tinggal CS membukakan rekening baru dan CS nantinya meminta
pejabat bank untuk menandatanganin dan mengecek rekening baru yang akan
dibuat.
- Setelah rekening baru selesain dibuat CS, CS akan
meminta tanda tangan dari nasabah pada lembaran pertama.
- Selanjutnya CS akan menyuruh nasabah untuk
menyetor uang sesuai keinginan nasabah sesuai minimal yang sudah di
jelaskan oleh CS sebelumnya. Dan nasabah akan menuju ke teller untuk
menyetorkan uangnya.
- Jika sudah, silahkan tanyakan jika ada yang
kurang jelas, terutama soal fitur dan layanan. Kalau perlu tanyakan juga
threshold saldo. Di nominal saldo berapa.

Studi Kasus
Sistem Informasi BANK BCA
DESKRIPSI SINGKAT
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (IDX:
BBCA) adalah bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini didirikan pada 21
Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV dan pernah menjadi bagian
penting dari Salim Group. Sekarang bank ini dimiliki oleh salah satu grup
perusahaan rokok terbesar di dunia, Djarum. BCA secara resmi berdiri pada
tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV.
Selanjutnya,
BCA mengambil langkah besar dengan menjadi perusahaan publik. Penawaran Saham
Perdana berlangsung pada tahun 2000, dengan menjual saham sebesar 22,55% yang
berasal dari divestasi BPPN. Setelah Penawaran Saham Perdana itu, BPPN masih
menguasai 70,30% dari seluruh saham BCA. Penawaran saham kedua dilaksanakan di
bulan Juni dan Juli 2001, dengan BPPN mendivestasikan 10% lagi dari saham
miliknya di BCA.
Dalam
tahun 2002, BPPN melepas 51% dari sahamnya di BCA melalui tender penempatan
privat yang strategis. Farindo Investment, Ltd., yang berbasis di Mauritius,
memenangkan tender tersebut. Saat ini, BCA terus memperkokoh tradisi tata
kelola perusahaan yang baik, kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko
secara baik dan komitmen pada nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun
sebagai lembaga intermediasi finansial.
Diagram SI Bank BCA
Struktur Organisasi Bank BCA
VISI dan MISI
Kenyamanan, keamanan, dan keandalan
adalah prioritas utama kami saat memberikan layanan finansial bagi seluruh
nasabah BCA. Kami bertekad untuk terus menjadi pemimpin di industri perbankan
nasional yang berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.
VISI
Bank pilihan utama andalan
masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.
MISI
Membangun institusi yang unggul di
bidang penyelesaian pembayaran dan solusi keuangan bagi nasabah bisnis dan
perseorangan.
Memahami beragam kebutuhan nasabah dan memberikan layanan finansial yang tepat
demi tercapainya kepuasan optimal bagi nasabah.
Meningkatkan nilai francais dan nilai stakeholder BCA.
A. Operating Support System
Sistem informasi selalu dibutuhkan
untuk memproses data yang dihasilkan oleh dan digunakan dalam operasi bisnis.
Sistem pendukung operasi semacam ini menghasilkan berbagai produk informasi
yang paling dapat digunakan oleh para manajer. Peran dari sistem pendukung
operasi perusahaan bisnis adalah untuk secara efisien memproses transaksi
bisnis, mengendalikan proses industrial, mendukung komunikasi dan kerjasama
perusahaan, serta memperbarui database perusahaan. Operating system yang
digunakan oleh Bank BCA dibagi kembali menjadi beberapa macam yaitu:
1. Transcaction
Processing System (TPS)
Bank BCA dalam menjalani peranannya telah memiliki jaringan
komputer yang terintegrasi dengan customer yang menyediakan beberapa fitur.
Transcation Processing System yang digunakan oleh Bank BCA antara lain adalah :
Mobile Banking BCA dan Klik BCA. Keduanya memiliki pernan penting dalam
operasionalnya yang meliputi : transaksi dengan konsumen seperti konsumen dapat
menabung atau menyimpan uangnya di bank BCA baik itu melalui teller ataupun
menggunakan ATM hal ini otomatis melibatkan sebuah interaksi langsung antara
customer dengan database perusahaan , selain itu terdapat pula fitur lain
seperti transaksi antar customer , dll.
Aliran kerja Operational Bank BCA secara umum terdiri dari :
Pertama customer melakukan transaksi baik itu antara transfer ataupun deposit
yang pada setiap transaksinya akan di catat oleh work station sebagai pengumpul
data dan dijadikan riwayat transaksi yang dapat dilihat setiap waktu oleh
customer . Setelah itu apabila customer melakukan deposit ataupun transfer ,
akan terjadi update database di server BCA yang akan mengganti nilai dari
deposito yang dimiliki customer sesuai dengan transaksi yang ia lakukan.
2. Enterprise
Collaboration System (ECS)
Perusahaan dengan skala seperti Bank BCA yang telah mencapai
skala international tentunya melakukan aliansi bisnis dengan berbagai biro ,
perusahaan lain . Salah satu contoh kecilnya adalah adanya Flash BCA. Sistem
ini sangat diperlukan untuk keperluan koordinasi dan pertukaran antar informasi
internal perusahaan , yang kemudia akan dihubungkan ke satu jaringan besar yang
kemudian kinerjanya akan dilihat antara Manajer kedua belah pihak sebagai dasar
apakah kerjasama masih layak untuk dipertahankan.
3. Process
Control System
Bank Bca memiliki sebuah sistem back end. Sistem ini
merupakan aplikasi pendukung agar Manager dapat melakukan kinerjanya seperti
business forecasting , human resource management ,dll. Dengan adanya proses
control ini , setiap cabang BCA dapat beroperasi dengan efektif dan efisien .
Sistem ini akan otomatis tersambung dengan HQ( HeadQuarter) , sebagai
pertanggung jawaban setiap manajer kepada pihak pemiliki.
B.
Management Support System
Sistem ini pada hakekatnya muncul ketika
aplikasi sistem informasi berfokus pada penyediaan informasi dan dukungan dalam
pengambilan keputusan yang efektif oleh para manajer. Karena menyediakan
informasi dan memberikan dukungan dalam pengambilan keputusan oleh semua level
manajer dan profesional bisnis adalah tugas yang cukup sulit, maka diperlukan
suatu sistem pendukung operasi yang disebut dengan sistem pendukung manajemen.
1.
Management
Information System (MIS)
Pembaharuan
Sistem Aplikasi Front-end, Dengan adanya program ini, BCA berusaha memahami
kebutuhan dari setiap nasabahnya, sehingga mampu menyediakan produk &
layanan yg terbaik. Seluruh rancangan sistem aplikasi tersebut telah selesai
dikembangkan & selanjutnya akan diterapkan diawali dari sistem aplikasi
untuk Customer Service Officer (CSO).
Menunjang pengembangan bisnis penyaluran kredit adalah sistem aplikasi kredit
”Business Credit Origination System (BCOS) & Consumer Credit Origination
System (CCOS)” ini digunakan utk mendukung standardisasi & percepatan
evaluasi kredit komersial & konsumer, serta proses persetujuan &
pengawasan. Dgn kapasitas proses aplikasi kredit yg lebih besar, BCA berusaha
menyalurkan kredit kepada lebih banyak konsumen bisnis & individu.
Implementasi Sistem EMV utk Kartu Kredit adalah suatu system yg menawarkan
fitur keamanan utk mencegah pemalsuan pada kartu
Sistem komunikasi VSAT adalah sistem penunjang utk koneksi online ke dlm sistem
database BCA yg memungkinkan nasabah utk melakukan transaksi perbankan kapanpun
& dimanapun
Layanan EDCBIZZ adalah layanan tsb memungkinkan pemilik toko utk melakukan
berbagai transaksi perbankan, termasuk transfer & pembayaran dari mesin EDC
(Electronic Data Capturing) di tokonya. Di samping itu, dgn sistem ini BCA dpt
meningkatkan transaksi perbankannya melalui jaringan distribusi perbankan
elektronik.
2.
Decision
Support Sistem (DSS)
DSS
(Decision Support System) adalah dpt menghasilkan keputusan yg tepat &
fleksibel dgn aspek yg mempengaruhi keputusan tesebut, serta menghasilkan
laporan agar user mengerti akan keputusan yg diambil. Dengan menggunakan metode
AHP (Analytical Hierarcy Process) / beberapa komponen, seperti :
Subsistem manajemen data adalah basis data yg berisi data yg releval dgn
keadaan & dikelola oleh DBMS
Subsistem manajemen model adalah berisi model – model financial, statistik,
management science yg menyediakan kemampuan analisa & manajemen yg sesuai Subsistem antar muka pengguna adalah komunikasi & memberi perintah oleh
user.
User (pengguna), manager dan pengambil keputusan itu sendiri adalah dgn
data–data yg ada seorang pengambil keputusan akan lebih mudah, efisien,
fleksibel & sesuai dgn kondisi sehingga keputusan yg diambil utk dpt
meningkatkan kinerja, kemajuan, human error, dpt memperkecil kesalahan sistem.
3.
Information
Reporting System
Information
Reporting System (IRS) menyediakan informasi produk bagi manajeral dan end
users. Akses data IRS berisi informasi tentang operasi internal yang telah
diproses sebelumnya oleh transaction processing systems. Informasi produk
memberikan gambaran dan laporan yang dapat dilengkapi berdasarkan permintaan,
periode maupun ketika terjadi situasi tak terduga.
4.
Executive
Information System
Sistem
Informasi eksekutif dirancang untuk menyediakan akses yang mudah dan cepat
untuk informasi informasi selektif tentang faktor-faktor ekslusif dalam
menjalankan tujuan strategis bagi manajemen.
5.
Teknologi
Teknologi
yang digunakan untuk menjalankan Sistem Informasi ini terbagi menjadi 2 yang
berupa perangkat keras dan perangkat lunak.
Perangkat keras berupa peralatan fisik seperti:
-
Mobile/HP untuk mobile
Banking yang dapat diakses dengan mendownload aplikasi MBanking BCA
-
ATM – Automatic Teller
Machine Mesin untuk mengambil uang menggunakan kartu debit
-
Printer Antrian BCA Mesin
yang mengatur urutan pelayanan nasabah yang datang ke bank BCA
Sumber : Wiwik Sulyani
Editor : Admin Coretan Mahasiswa
No comments:
Post a Comment
Terimakasih Komentarnya, Akan Segera Kami Balas