Baca Juga
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Setiap perusahaan yang bergerak di bidang produk ataupun jasa selalu
mempunyai tujuan untuk tetap hidup dan berkembang. Tujuan tersebut dapat
dicapai melalui upaya untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan tingkat
keuntungan atau laba operasional perusahaan. Karena strategi pemasaran
merupakan suatu wujud rencana yang terurai di bidang pemasaran. Dimana strategi
pemasaran merupakan upaya untuk mencari posisi pemasaran yang menguntungkan
dalam suatu perusahaan.
PT. Akbar Nusantara Perkasa merupakan sebuah perusahaan yang bergerak
dibidang industrial supplies. Dan tidak diremehkan lagi jika PT. Akbar
Nusantara Perkasa sudah mendapat kepercayaan dari banyak pelanggannya.
Perusahaan ini tidak hanya menjual satu produk saja, tetapi berbagai macam
produk telah ditawarkan guna memenuhi kebutuhan industrial konsumen.
Tetapi dalam sebuah industri, akan selalu ada persaingan antara
perusahaan satu dengan perusahaan lainnya, dan tidak bisa dipungkiri bahwa PT.
Akbar Nusantara Perkasa juga mengalami hal tersebut. Banyak perusahaan yang ingin
terus bersaing untuk mengungguli PT. Akbar Nusantara Perkasa dengan berbagai
macam cara, membanting harga produk dan jasa contohnya. Banyak perusahaan yang rela mengambil resiko
hingga sebesar itu untuk bisa mengambil hati pasar konsumen.
Itulah alasan perlunya PT. Akbar Nusantara Perkasa berusaha meningkatkan
dan mengatur strategi dalam kegiatan pemasaran dalam rangka meningkatkan
penjualan produknya untuk bisa memperoleh profit setinggi-tingginya. Seperti
yang diungkapkan oleh (Indriyo Gito Sudarmo, 1994 : 24) bahwa strategi pemasaran
merupakan strategi untuk melayani pasar atau segmen pasar yang dijadikan target
oleh seorang pengusaha, sehingga tinggi rendahnya penjualan ditentukan oleh
baik buruknya strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan untuk mencapai
tujuan organisasinya.
Dari pengertian
diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa strategi pemasaran merupakan salah
satu kegiatan perencanaan pemasaran yang sangat penting untuk mencapai tujuan
suatu perusaahaan. Maka untuk mencapai tujuan perusahaan, PT. Akbar Nusantara
Perkasa menerapkan strategi pemasaran yaitu dengan menerapkan bauran pemasaran
(marketing mix), dengan menciptakan dan menjaga kesesuaian bauran
pemasaran yaitu perpaduan antara produk, harga, distribusi dan promosi. Seperti
mempertahankan kualitas mutu produk, penetapan harga yang dapat dijangkau oleh
konsumen, saluran distribusi yang memadai serta meningkatkan kegiatan promosi.
Untuk mengetahui
lebih jauh tentang strategi pemasarn terutama bauran pemasaran yang digunakan
oleh PT. Akbar Nusantara Perkasa dalam meningkatkan penjualan barang dan
jasanya, maka penulis tertarik untuk melakukan pengamatan dengan judul : “
Analisis Strategi Pemasaran PT. Akbar Nusantara Perkasa di Jakarta “
B.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar
belakang diatas, maka dalam hal ini penulis merumuskan masalah sebagai berikut
: “Bagaimana strategi bauran pemasaran
yang dilakukan PT. Akbar Nusantara Perkasa dalam meningkatkan penjualan barang
dan jasanya?”
C.
Metode
Pengamatan
Data yang diperoleh
dalam pengamatan ini merupakan fakta yang diperoleh langsung dari objek
pengamatan, dengan memberikan kuesioner kepada salah seorang marketer di PT.
Akbar Nusantara Perkasa mengenai strategi pemasaran yang digunakan. Selain
memberikan kuesioner kepada salah seorang marketer diperusahaan tersebut,
penulis telah melakukan pengamatan langsung, yang mana dulunya penulis pernah
bekerja selama beberapa bulan di perusahaan tersebut.
BAB II
LANDASAN TEORI
A.
Tinjauan
Pustaka
Pada dasarnya,
strategi merupakan sarana yang digunakan untuk mencapai tujuan akhir atau
sasaran. Menurut Agyris, Mintzberg, Steiner, dan Miner “Strategi merupakan
respon secara terus-menerus maupun adaptif terhadap peluang dan ancaman
eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal yang dapat mempengaruhi
organisasi.” (R.A. Supriyono, 1990 : 10)
Menurut Glueck,
“Strategi adalah rencana yang disatukan, menyeluruh, terpadu yang mengaitkan
keunggulan strategi perusahaan dengan tantangan lingkungan dan yang dirancang
untuk memastikan bahwa tujuan utama perusahaan dapat dicapai melalui
pelaksanaan yang tepat oleh perusahaan.” (Fandy Tjiptono, 2008: 3)
Menurut Andrew dan
Chaffe, “Strategi adalah kekuatan motivasi untuk stakeholders, seperti manajer,
karyawan, konsumen, komunitas, pemerintah, dan sebagainya, yang baik secara
langsung maupun tidak langsung menerima keuntungan atau biaya yang ditimbulkan
oleh semua tindakan yang dilakukan oleh perusahaan.” (R.A. Supriyono, 1990 :
11)
Berdasarkan beberapa
pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian strategi adalah rencana
yang disusun oleh suatu perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan dari
perusahaan atau organisasi tersebut.
B.
Kertangka
Teori
1. Pengertian
Pemasaran
Philip Kotler ( 1991:
20) berpendapat bahwa pemasaran adalah suatu proses sosial dan melalui proses
itu individu-individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan
inginkan dengan cara menciptakan, menawarkan dan secara bebas mempertukarkan
produk yang bernilai dengan individu dan kelompok lain. Dari definisi Philip
Kotler tersebut, kita melihat bahwa dasar pemikiran pemasaran dimulai dari
kebutuhan dan keinginan manusia. Sehingga bukan pemasar yang menciptakan
kebutuhan melainkan kebutuhan tersebut sudah ada sebelumnya. Pemasar mempengaruhi
permintaan dengan membuat produk yang menarik, terjangkau, cocok dan mudah
didapat oleh konsumen.
2.
Pemasaran Jasa
Kotler dan Amstrong
(2012) menyatakan bahwa “jasa adalah segala aktifitas dan berbagai kegiatan
atau manfaat yang ditawarkan untuk dijual oleh suatu pihak kepada pihak lain
yang secara esensial jasa ini tidak berwujud dan tidak menghasilkan perpindahan
kepemilikan atas apapun”.
Jasa dan barang bisa
dikatakan sama karena keduanya sama sama dibutuhkan oleh konsumen , namun
keduanya memiliki banyak perbedaan jika dilihat dari segi melakukan kegiatan
transaksi , kebutuhan , dan fungsinya. Jasa memiliki dua aspek penting, yaitu
aspek social dan aspek fisik, dimana keduanya sangat mempengaruhi kepuasan
konsumen. Sehingga kedua hal tersebut sangat penting dalam melakukan kegiatan
pemasaran.
3. Jenis
Pemasaran
Dalam
bisnis barang atau jasa, pemasaran bersifat sangat komplek karena banyak elemen
yang mempengaruhi seperti internal organisasi, lingkungan fisik, komentar dari
mulut ke mulut dan sebagainya. Oleh karena itu, menurut Gronrous (dalam bukunya
Fandy Tjiptono 2008: 144) mengemukakan bahwa pemasaran ada 3 macam, yaitu :
a. Pemasaran
Eksternal : Pemasaran ini dilakukan oleh perusaaan untuk menyiapkan, menentukan
harga, mendistribusikan dan mempromosikan barang atau jasa kepada konsumen.
b. Pemasaran
Internal : Pemasaran ini dilakukan oleh perusahaan untuk melatih dan memotifasi
karyawan agar melayani pelanggan dengan baik.
c. Pemasaran
Interaktif : Pemasaran jenis ini merupakan gambaran atas keahlian karyawan
dalam melayani konsumen.
C.
Strategi
Pemasaran
1. Pengertian Strategi Pemasaran
Menurut Philip Kotler
(2004, 81) : “strategi pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan
digunakan untuk mencapai tujuan pemasarannya. Strategi pemasaran berisi
strategi spesifik untuk pasar sasaran, penetapan posisi, bauran pemasaran dan
besarnya pengeluaran pemasaran.”
Pada penerapan di
lapangan, strategi pemasaran sangat erat hubungannya dengan marketing mix (bauran
pemasaran). Seperti yang diungkapkan oleh Marwan Asri (1991: 30) dapat
diartikan bahwa strategi pemasaran mengandung dua faktor yang terpisah tetapi
berhubungan erat yaitu target pasar yang dihubungkan dengan marketing mix.
Target pasar merupakan suatu kelompok konsumen yang homogen, yang merupakan
sasaran pasar sedangkan marketing mix adalah kombinasi dari empat elemen
yaitu perencanaan produk, penentuan harga, sistem distribusi, dan promosi yang
digunakan untuk memuaskan kebutuhan target pasar dan pada saat yang bersamaan
digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemasaran.
2. Konsep Dasar Strategi Pemasaran
a. Target
Pasar
Penetapan
target pasar meliputi daya tarik setiap segmen pasar dan pemilihan satu atau
beberapa segmen pasar untuk dimasuki.
b. Bauran
pemasaran ( Marketing Mix )
Menurut Philip Kotler
(dalam tugas akhir Mutiar Rinasih, 2005: 7) mendefinisikan bahwa marketing
mix adalah perangkat variabel-variabel pemasaran terkontrol yang merupakan
gabungan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkannya dalam pasar sasaran (target
market). Marketing mix terdiri dari segala sesuatu hal yang dapat
dilakukan untuk mempengaruhi permintaan akan produknya. Marketing mix dapat
dikelompokkan ke dalam variabel yang dikenal ”4 P” yaitu : produk (Product),
harga (Price), tempat atau distribusi (Place), dan promosi (Promotion).
1)
Produk (Product)
Produk adalah segala
sesuatu yang dapat menghasilkan kepuasan pada pemakainya, atau dapat pula
dikatakan bahwa produk merupakan kumpulan atau kesatuan atribut-atribut yang
secara bersama-sama memuaskan kebutuhan seseorang, seperti warna, pembungkusan,
harga, manfaat dan sebagainya.
2)
Harga (Price)
Menurut Kotler (2001
: 439) harha adalah sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa,
atau jumlah dari nilai yang ditukar konsumen atas manfat-manfaat karena
memiliki atau menggunakan produk atau jasa tersebut.
3)
Promosi ( Promotion )
Promosi adalah alat
yang digunakan untuk memperlancar penjualan suatu produk. Tujuan utama promosi
adalah memberitahukan, membujuk dan mengingatkan pelanggan sasaran tentang
perusahaan dan bauran pemasarannya.
4)
Distribusi atau Tempat
(Place)
Menurut Fandy
Tjiptono (2008: 185), pendistribusian dapat diartikan sebagai kegiatan
pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang atau
jasa dari produsen kepada konsumen.
3. Pentingnya
Strategi Pemasaran
Dikarenakan banyak
perusahaan yang saling bersaing untuk meningkatkan kualitas produksinya dan
meningkatkan penjualannya. Oleh karena itu diperlukan strategi pemasaran yang
baik, pentingnya strategi pemasaran dalam sebuah perusahaan adalah :
a) Salah
satu dasar yang dipakai dan menyusun perencanaan perusahaan secara menyeluruh.
b) Semakin
kerasnya persaingan yang dihadapi oleh perusahaan pada umumnya sehingga tidak
ada pilihan lain bagi perusahaan selain berusaha untuk menghadapinya. Dengan
semakin kerasnya persaingan yang dihadapi semakin besar pula peranan
perencanaan. Tindakan pemasaran yang terencana merupakan salah satu jaminan
menangnya perusahaan dalam berkompetisi.
c) Mendorong
perusahaan untuk lebih inovatif, selalu berusaha untuk memikirkan sesuatu yang
baru. (Marwan Asri, 1991: 8)
BAB III
DESKRIPSI PERUSAHAAN
A.
Sejarah
Singkat dan Perkembangan Perusahaan
PT. Akbar Nusantara Perkasa berdiri
dengan diprakarsai oleh Bapak H. Bambang Adji Purwanto. Berkat keuletan,
pengalaman, keahlian dan jiwa wiraswasta yang dimiliki oleh Bapak H. Bambang
Adji Purwanto, perusahaan ini mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini
terlihat dengan adanya peningkatan jumlah permintaan dari tahun ke tahun.
Perusahaan ini fokus di bidang material
dan jasa di instrument dan mechanical. Adapun lokasi PT. Akbar Nusantara
Perkasa terletak di Jl. Ciputat Raya No. 40, Rukan I/bb08-Pondok Pinang,
Jakarta Selatan, Indonesia.
B.
Struktur
Organisasi
Organisasi adalah
suatu sistem usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi
itu sendiri terdiri dari beberapa unsur yang saling berhubungan, dalam
melaksanakan suatu pekerjaan yang relatif besar membutuhkan kerjasama antara
dua orang atau lebih. Untuk mencapai hasil yang lebih efektif dan efisien dalam
menyelesaikan pekerjaan, maka setiap orang yang terlibat dalam sistem pekerjaan
tersebut harus mengetahui dengan jelas tugas dan tanggung jawab masing-masing
dalam menyelesaikan pekerjaan.
Struktur organisasi
yang baik dan teratur dapat membawa keuntungan dalam pelaksanaan pekerjaan, dan
dari struktur organisasi inilah dapat diketahui tentang kedudukan, tanggung
jawab, wewenang, tugas dan kewajiban dari masing-masing personel. Dengan
struktur organisasi yang baik akan diperoleh keterangan mengenai :
a. Besar
kecilnya organisasi yang bersangkutan.
b. Saluran
perintah dan tanggung jawab masing-masing personel.
c. Jabatan yang terdapat dalam organisasi beserta
jabatannya.
d. Perincian
dan tugas-tugas dari masing-masing unit organisasi.
STRUKTUR ORGANISASI
PT. AKBAR NUSANTARA PERKASA
![]() |
|
Sumber
: Company Profile Akbar Nusantara Perkasa
|
Adapun tugas dan
tanggung jawab dari masing-masing fungsi tersebut adalah sebagai berikut:
a)
Direktur Utama
Pimpinan
perusahaan bertanggung jawab atas kelangsungan dan kelancaran perusahaan serta
mengawasi keseluruhan aktivitas-aktivitas yang ada dalam perusahaan, dan
bertanggung jawab atas majunya perusahaan. Adapun tugas dan tanggung jawab
direktur utama adalah sebagai berikut :
a.
Decision
Menentukan pilihan
atau memutuskan suatu masalah diantara berbagai kemungkinan.
b.
Direction
Menggerakkan karyawan
dengan memberikan perintah atau petunjuk.
c.
Coordinating
Menghubungkan,
menyatu padukan, dan menyelaraskan pekerjaan dengan karyawan untuk tercapainya
tujuan dari organisasi.
d.
Controlling
Mengusahakan agar
pelaksanaan pekerjaan dan hasil-hasilnya sesuai dengan rencana.
e.
Improving
Memperbaiki
kekurangan-kekurangan dan ketidakpastian yang timbul pada struktur organisasi
dan tata kerja.
b)
Wakil Direktur Utama
Sebagai pendamping
dan monitoring segala aktivitas pekerjaan manajemen perusahaan yang laporannya
disampaikan langsung kepada direktur utama, dengan memberikan rekomendasi hasil
pekerjaan dari masing-masing bagian.
c)
Business Development Manager
Bertugas melihat
potensi untuk melakukan efisiensi dari berbagai lini dengan melihat peluang
untuk meraih profit yang lebih besar dari bisnis yang ada, serta melihat
peluang pengembangan bisnis yang memungkinkan dengan mengacu pada core business
yang telah ada.
d)
Purchasing Manager
Menetapkan dan
memelihara prosedur pembelian, mengesahkan dokumen pembelian sebelum dokumen
dikirim pada pemasok, dan mengevaluasi serta memilih pemasok.
e)
Marketing
Memiliki tugas utama
untuk melakukan penjualan produk perusahaan dalam rangka pencapaian target
perusahaan. Selain itu juga berkewajiban untuk menjalin hubungan baik dengan
pelanggan lama maupun baru serta melakukan maintenance terhadap pelanggan
perusahaan.
f)
Finance Manager
Bertugas untuk
mengolah informasi keuangan, baik dalam melunasi kewajuban pembayaran pajak,
mengontrol arus kas perusahaan, hingga menyusun dan mengkoordinasikan
penyusunan anggaran .
g)
Workshop Manager
Mengawasi pelaksanaan
pekerjaan-pekerjaan, pemeliharaan terhadap seluruh peralatan, proses penggunaan
alatnya, hingga dengan utilitasnya.
h)
Adminisstration
Bertugas untuk
mengelola dokumen dan tugas personil yagn diperlukan untuk memastikan bahwa
bisnis sehari-hari berjalan dengan lancar.
i)
Tax & Accounting
Mengurus berbagai hal
yang berkaitan dengan pajak. Mulai dari menyusun rencana perpajakan, hingga
menangani audit pajak.
j)
Technician
Mengatasi gangguan
pada peralatan kontrol dan perlengkapannya, memonitoring parameter yang ada
untuk mencegah gangguan yang timbul dan menjaga kerusakan yang lebih fatal.
k)
Payrol
Bertugas menyiapkan
data absensi, menghitung jumlah hari lembur, menghitung pajak, menyiapkan slip
gaji, dan menyiapkan laporan jamsostek.
BAB IV
PEMBAHASAN
A. Strategi Bauran Pemasaran
Salah satu strategi
yang perlu disusun oleh perusahaan agar volume penjualan produknya meningkat
adalah dengan penerapan bauran pemasaran, seperti yang diutarakan oleh Ganjar
Noor Aditya selaku marketing dari PT. Akbar Nusantara Perkasa:
”Untuk meningkatkan
volume penjualan produk material dan jasa instrument dan mechanical, PT. Akbar
Nusantara Perkasa melakukan strategi pemasaran dengan memperhatikan dan menjaga
kualitas produk dan jasa yang dikeluarkannya, penetapan harga, kegiatan promosi
serta penyaluran produknya (distribusi).”
Dari pernyataan diatas,
dapat diketahui bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT. Akbar
Nusantara Perkasa termuat dalam komponen atau variabel-variabel penunjang
strategi pemasaran yang terdapat pada bauran pemasaran (marketing mix),
yaitu :
1. Produk
Untuk
memperlancar arus produk dari produsen ke konsumen akhir, maka perusahaan
dituntut agar produk dan jasa yang ditawarkan tidak mengecewakan konsumen. Oleh
karena itu, hal utama yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam memasarkan
produknya adalah kualitas produk.
Produk yang
dipasarkan oleh PT. Akbar Nusuantara Perkasa antara lain:
·
MECHANICAL
Dust
Collector
-
AMERICAN AIR FILTER – USA
·
Steam Trap
-
MIYAWAKI - JAPAN
-
SPIRAX SARCO - USA
·
Sealing
-
JOHN CRANE – UK
·
Valve
- CRANE – USA
- FISHER – USA
·
ELECTRICAL
- GENERAL ELECTRIC - USA
- FOXBORO – USA
·
INSTRUMENTATION
- KROHNE
- FISHER
2. Harga
Dalam menetapkan
harga jual, PT. Akbar Nusantara Perkasa menetapkan harga dengan menggunakan
metode Cost Plus Pricing. Tetapi tetap menjaga kualitas dari produk yang
dipasarkan. Harga jual produk ditetapkan dengan cara menambah sejumlah
keuntungan terhadap biaya produksi atau biaya memperolehnya. Biaya-biaya
tersebut berupa biaya promosi, biaya gaji, dan biaya administrasi.
3. Promosi
Promosi merupakan
komunikasi yang bertujuan untuk menginformasikan suatu produk perusahaan kepada
masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh PT. Batik Danar Hadi untuk mengenalkan
produknya terdapat pada empat komponen dari bauran promosi, yaitu :
a. Penjualan Perorangan (Personal
Selling)
Merupakan bentuk
komunikasi dua arah dengan cara menawarkan produk kepada pembeli atau calon
pembeli. Seperti yang diungkapkan oleh Ganjar Noor Aditya, bahwa “Media yang digunakan
daam mempromosikan produk dan jasanya adalah melalui internet yaitu e-mail.
Tetapi pemasaran dalam bidang ini lebih efektif dilakukan dengan cara terjun
langsung ke lapangan untuk menemui Customer satu persatu. Karena dengan cara
face to face, ada lebih banyak peluang untuk meyakinkan Customer mengenai
keunggulan dari produk dan jasa yang kita tawarkan”.
Dari penjelasan
diatas, selain e-mail yang digunakan dalam tawar-menawar harga produk serta
pemesanan produk oleh pelanggan, PT. Akbar Nusantara Perkasa lebih
mengedepankan sistem terjun langsung ke lapangan untuk melakukan penawaran
kepada customernya.
b. Periklanan (Advertising)
Untuk mengenalkan
produk perusahaan, diperlukan kegiatan periklanan dengan menyampaikan informasi
dari produk yang dihasilkan untuk mencapai pasar secara massal, sehingga
tingkat penjualan dan keuntungan perusahaan terus meningkat.
PT. Akbar Nusantara
Perkasa mengiklankan produknya dengan cara pembuatan kalender, pembuatan
spanduk, serta penyebaran brosur.
d. Publisitas
Publisitas dilakukan
untuk menjaga hubungan baik dengan publik untuk menciptakan atau menjaga citra
(image) perusahaan baik produk maupun jasa, sehingga timbul kepercayaan
publik kepada perusahaan. Kegiatan publisitas ini hampir sama dengan
periklanan, hanya biasanya dilakukan tanpa biaya sponsor.
”kami juga melakukan
kegiatan publisitas melalui internet dengan membuat website yang
beralamat di www.akbarnusantara.co.id.
Karena dengan melalui internet ini, kegiatan promosi kami akan tersebar
lebih luas.”
Dari wawancara dan
pengamatan penulis, kegiatan publisitas yang dilakukan oleh PT. Akbar Nusantara
Perkasa yaitu dengan membuat website di internet yang berisi tentang company
profile, nama macam macam produk dan informasi lain mengenai perusahaan yang
mencakup produk dan jasa dari dari PT. Akbar
Nusantara Perkasa.
4. Distribusi
PT. Akbar Nusantara
Perkasa melakukan distribusi secara pribadi, karena produk yang dijual dari
perusahaan ini bukanlah produk yang diproduksi sendiri. Kembali lagi bahwa PT.
Akbar Nusantara Perkasa merupakan sebuah
perusahaan yang bergerak dibidang industrial supplies. Jadi, marketinglah yang
bertugas untuk mendistribusikan produk dan jasa yang dijual oleh perusahaan.
B.
Strategi
Pengembangan Pasar
Dalam
menghadapi persaingan pada dunia perdagangan, perusahaan berusaha untuk
memperluas pasar yang telah ada dengan mencari konsumen baru yang ditujukan
kepada perusahaan-perusahaan baru yang diperkirakan membutuhkan barang dan jasa
yang ditawarkan. Selain itu, perusahaan tetap menawarkan pada perusahaan
rekanan dari PT. Akbar Nusantara Perkasa yang telah lama berkolaborasi. Rekanan
yang dimaksud antara lain yaitu:
-
PT. Geo Dipa Energy
-
PT. Dirgantara Indonesia
-
PT. Tanjung Jati Power
-
PT. PERTAMINA Persero
-
PT. Multi Nitrotama Kimia
-
PT. Cikarang Listerindo
-
PT. Indonesia Power
-
PT. Jawa Power
C. Hambatan dalam
Pelaksanaan Strategi Pemasaran
Dalam
melaksanakan strategi pemasaran, selalu ada hambatan yang pasti ditemui oleh
suatu perusahaan, baik hambatan dari dalam ataupun dari luar perusahaan. Namun,
perusahaan menganggap hal tersebut sebagai pemicu untuk terus berusaha
memperbaiki kekurangan dan menjadi lebih baik lagi.
Hambatan
dari Ekstern perusahaan diantaranya yaitu persaingan dengan perusahaan yagn
bergerak dibidang yang sama, salah satu contohnya adalah customer dari PT.
Akbar Nusantara Perkasa sendiri, yaitu PT PERTAMINA Persero, sangat banyak
vendor atau rekanan yang satu bidang dengan PT. Akbar Nusantara Perkasa,
sehingga dalam hal ini PT. Akbar Nusantara Perkasa tetap berusaha bersaing
untuk lebih kompetitif, dengan lebih mengedepankan kualitas produk dan jasa
yang dijual, debanding dengan membanting harga murah. Karena customer akan
lebih merasa puas dengan produk dan jasa yang mereka gunakan, meskipun harus
mengeluarkan harga yang lebih tinggi.
Sedangkan
hambatan dari Intern adalah, karena kekurang terampilan tenaga kerja dalam memberikan
pelayanan kepada customer, yang mana akan mengakibatkan berkurangnya efisiensi
kerja.
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Dari
pengamatan diatas, dapat disimpulkan bahwa PT. Batik Danar Hadi dalam
pelaksanaan pemasarannya menggunakan strategi marketing mix (bauran
pemasaran) yaitu memperhatikan dan menjaga perpaduan antara produk, harga,
promosi dan distribusi.
1.
Produk
Untuk
memperlancar arus produk dari produsen ke konsumen akhir, maka perusahaan
dituntut agar produk dan jasa yang ditawarkan tidak mengecewakan konsumen. Oleh
karena itu, hal utama yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam memasarkan
produknya adalah kualitas produk.
2. Harga
Dalam
menetapkan harga jual, PT. Akbar Nusantara Perkasa menetapkan harga dengan
menggunakan metode Cost Plus Pricing. Tetapi tetap menjaga kualitas dari
produk yang dipasarkan. Harga jual produk ditetapkan dengan cara menambah
sejumlah keuntungan terhadap biaya produksi atau biaya memperolehnya.
Biaya-biaya tersebut berupa biaya promosi, biaya gaji, dan biaya administrasi.
3.
Promosi
PT.
Akbar Nusantara Perkasa mempromosikan produknya dengan melakukan kegiatan yang
terdapat pada bauran promosi, yaitu:
a. Penjualan Perorangan (Personal Selling)
kegiatan
ini dilakukan dengan menggunakan e-mail di internet, tetapi lebih mengedepankan
untuk terjun langsung ke lapangan menemui customer.
b.
Periklanan (Advertising)
PT.
Akbar Nusantara Perkasa mengiklankan produknya dengan cara pembuatan kalender,
pembuatan spanduk, serta penyebaran brosur.
d.
Publisitas
Promosi
ini dilakukan dengan membuat website di internet yang
beralamat
www.akbarnusantara.co.id.
4.
Distribusi
Karena perusahaan ini tidak menggunakan agen, maka
yang bertugas untuk mendistribusikan produk dan jasa yang dijual oleh
perusahaan adalah seorang marketer.
Agar
tujuan perusahaan dalam meningkatkan volume penjualan produknya tercapai,
selain memperhatikan strategi bauran pemasaran PT. Akbar Nusantara Perkasa juga
berusaha untuk memperluas pasar yang telah ada dengan mencari konsumen baru
yang ditujukan kepada perusahaan-perusahaan baru yang diperkirakan membutuhkan
barang dan jasa yang ditawarkan. Selain itu, perusahaan tetap menawarkan pada
perusahaan rekanan dari PT. Akbar Nusantara Perkasa yang telah lama
berkolaborasi.
DAFTAR PUSTAKA
Kotler,
Philip alih bahasa oleh Jaka Wasana. 1990. Edisi Kelima Pemasaran
Analisis,
Perencanaan dan Pengendalian. Jakarta: Erlangga.
Fandy
Tjiptono. 2008. Strategi Pemasaran. Edisi III. Yogyakarta: Andi
Offset.
Indriyo
Gito Sudarmo. 1994. Manajemen Pemasaran. Edisi Pertama.
Yogyakarta:
BPFE.
R.A.
Supiyono. 1990. Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis. Edisi
Pertama.
Yogyakarta:
BPFE.
Marwan
Asri. 1991. Marketing. Yogyakarta: AMP YKPN.
Sumber :
Sri Retnoningsih
Editor :
Admin Coretan Mahasiswa

No comments:
Post a Comment
Terimakasih Komentarnya, Akan Segera Kami Balas